Hasil Survei Quick Count, Jokowi-Basuki Menangi Pilkada DKI Jakarta INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Hasil Survei Quick Count, Jokowi-Basuki Menangi Pilkada DKI Jakarta

Hasil Survei Quick Count, Jokowi-Basuki Menangi Pilkada DKI Jakarta

Ditulis Oleh redaksi Sabtu, 22 September 2012 | 05.14

JAKARTA - In News Online ; Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan Jokowi-Basuki memenangi Pilgub DKI Jakarta. Kemampuan mengendalikan birokrasi dan parlemen menjadi tantangan pertama yang harus dihadapi Jokowi jika saat menjadi gubernur DKI Jakarta.

"Langkah krusial pertama adalah mampukah Jokowi membenahi birokrasi di tubuh Pemda DKI? Itu kuncinya, karena gubernur di Jakarta disandera oleh birokrasi yang kacau, lamban dan jumlah pegawainya sangat besar sehingga pengendaliannya sulit," ujar peneliti senior The Jakarta Institute, Ubaidillah saat berbincang dengan detikcom, Jumat (21/9/2012).

Menurut Ubaidillah, selama ini ada semacam blok-blok dalam birokrasi pemprov DKI yang sudah terbangun sedemikian lama. Selain menata ulang birokrasi, dia juga mengatakan Jokowi harus mampu menjalin hubungan yang produktif dan konstruktif dengan DPRD. Jangan sampai hubungan yang terjalin adalah saling menyandera.

"Kedua, keharusan kemampuan dia untuk bekerjasama dalam arti positif dengan parlemen. Bahkan bisa jadi anggota legislatif dari partai pendukung Jokowi-Ahok pun tidak sejalan dengan program Jokowi-Basuki. Karena ketidakmampuan dia nantinya untuk mengendalikan birokrasi dan parlemen akan berdampak pada pengelolaan anggaran," tuturnya.

Ubaidillah juga menyoroti terkait program Jokowi. Menurutnya, selama kampanye pilgub beberapa hari lalu, tidak terlihat program Jokowi yang kuat untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota modern, khususnya pada masalah transportasi, pengendalian banjir dan tata ruang.

"Saat ini, dia ditantang untuk solusi yang riil terhadap masalah-masalah yang banyak dikeluhkan kelas masyarakat tersebut yang justru selama ini menjadi pendukung utama Jokowi. Karena selama ini yang diangkat hanya solusi kesejahteraan dengan kartu pintar dan kartu sehat yang sebetulnya tidak menjadi problem besar di DKI dan Foke relatif cukup baik untuk hal tersebut," jelasnya.

Menjelang hari H Pemungutan suara Pemilukada DKI Jakarata, Kamis 20 September 2012 kemarin, Konsentrasi Jokowi selama sekitar setengah tahun terakhir sedikit terpecah. Dia harus mengerjakan tugasnya di Solo dalam kapasitasnya sebagai walikota, dan harus berjuang di pilgub DKI. Di pencoblosan pilgub DKI putaraan II hari ini pun akhirnya Jokowi pilek.

"Hampir 5-6 bulan kita bekerja, saya juga tidak ada capeknya. Tapi hari ini saya pilek," ujar Jokowi tersenyum sambil mengelap hidungnya dengan tisu. Hal itu disampaikan dia di Pos Pemenangan, Jl. Borobudur, Jakarta, Kamis (20/9/2012).

Ucapan dan gaya Jokowi yang lucu ini disambut tawa riuh ratusan pendukungnya. Jokowi juga curhat dirinya lupa membawa minyak kayu putih.

Sambil menunggu pentepan resmi dari KPUD, Jokowi menyatakan keinginannya untuk berjalan-jalan lagi ke kampung dan gang sempit. Sebab menurutnya ada ribuan undangan dari warga kampung yang ditujukan untuknya dan hingga kini belum dipenuhi.

"Banyak sekali undangan, ribuan. Yang belum dikunjungi akan saya kunjungi," ujar Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak. Misalnya saja kepada warga Jakarta, yang mendukung dirinya dan Ahok maupun yang mendukung Foke-Nara. Sebab hari ini warga Jakarta telah melakukan Pilgub yang berjalan tertib, lancar, jujur, aman, adil, dan tidak ada masalah.

"Siapapun baik pendukung Pak Fauzi-Nachrowi dan Jokowi-Basuki, kita semuanya ingin nantinya bergerak bersama-sama, bersatu dalam kebersamaan. Membangun kota Jakarta untuk perubahan Jakarta lebih baik, Jakarta baru yang lebih baik tanpa terkecuali, semuanya harus ikut bersama-sama dan tidak ada yang ditinggalkan," harap Jokowi.

Sejumlah quick count menyebut Jokowi-
Basuki unggul atas Foke-Nara. Misalnya Indonesia Network Election Survey (INES) merampungkan hasil quick count atau hitung cepat survei Pilgub DKI. Hasil akhir yang diperoleh Jokowi-Ahok 57,39% & Foke-Nara 42,61%.

Sedangkan quick count yang digelar Kompas, pasangan Jokowi-Basuki unggul dengan 52,97 persen. Sementara Joko Widodo-Basuki T Purnama (Jokowi-Ahok) unggul dari Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dalam pilgub DKI Jakarta 2012 berdasarkan hasil quick count. Jika Jokowi-
Basuki definitif memimpin Jakarta berdasarkan keputusan KPU DKI, maka tugas berat pertama Jokowi adalah membenahi birokrasi di pemprov DKI Jakarta.

"Pertama itu birokrasi, dia (Jokowi) harus memperbaiki birokrasi. Ditambah karena dia orang luar dari birokrasi DKI Jakarta, tapi pak Jokowi harus melakukan pendekatan birokrasi, karena ini terkait pelayanan publik dan pembangunan," kata pengamat politik dari LIPI, Siti Zuhro, kepada detikcom, Kamis (20/9/2012).

Zuhro menilai keberadaan Jokowi dan Ahok yang berada di luar lingkaran birokrasi DKI Jakarta akan menjadi tantangan Jokowi dan Ahok dalam menerapkan program-programnya. Zuhro menyarankan Jokowi dan Ahok untuk memimpin Jakarta sebagai pemimpin dan bukan sebagai penguasa.

"Kalau birokrasinya 'terkotak-kotak', nah itu akan mengkhawatirkan dan akan berat untuk pak Jokowi. Karena harapan tinggi masyarakat bisa dicapai jika beliau bisa jadi seorang 'leader', bukan penguasa, yang merangkul semua pihak khususnya birokrasi di DKI," tutup Zuhro.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah lembaga survei merilis hasil akhir hitung cepat pilgub DKI. Meski dengan metode dan jumlah sampel yang berbeda, hasilnya semua hampir sama. Pasangan Jokowi-Ahok menang.

Hitung cepat ini digelar real time dari sejumlah TPS di Jakarta. Sebagian ada yang disiarkan langsung televisi, sebagian lagi merilisnya di lokasi tertentu.

Berikut hasil hitung cepat lembaga survei Pilgub DKI Jakarta:

1. Quick Count LSI-TV One: Jokowi-
Basuki 53,68%, Foke-Nara 46,32%.
2. Indo Barometer-Metro TV: Jokowi-
Basuki 54,11%, Foke-Nara 45,89%.
3. LSI-SCTV: Jokowi-
Basuki: 53,81%, Foke-Nara 46,19%.
4. Kompas: Jokowi-
Basuki: 52,97 %, Foke-Nara 47,03%
5. MNC Media-SMRC: Jokowi-
Basuki 52,63, Foke-Nara 47,37
(Dtc/Armin)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved