![]() |
| Operasi Lilin Candi untuk menyeterilkan 136 gereja (Foto : Sumanto) |
Gelar operasi itu dilakukan sebagai upaya untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama perayaan Natal berlangsung. Sehubungan itu, gereja-gereja akan dijaga selama 24 jam selama Operasi Lilin Candi 2012 berlangsung.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, Operasi Lilin Candi kali ini kita terjunkan 2/3 kekuatan. Kalau dijumlah seluruhnya, tidak kurang dari 750 personil kita piketkan siang malam,” ungkap Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo, usai melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2012 di halaman Mapolres Klaten.
Lebih lanjut dijelaskan, meski tidak ada pengamanan khusus, namun tempat-tempat yang rawan gangguan kamtibmas tetap menjadi bidikan pengamanan. Terlebih tempat-tempat tersebut menjadi pusat perhatian masyarakat, seperti gereja-gereja, tempat-tempat wisata, daerah perbatasan, mal-mal, pasar-pasar. Bahkan Desa Balerante (Lereng Merapi) yang saat ini menjadi perhatian publik.
Disinggung kemungkinan adanya ancaman teroris, dan teror bom, Kapolres tidak memberikan jawaban yang pasti. Namun, jika mengacu pada amanat Kapolri, maka ancaman tersebut bisa terjadi dimana saja, tak terkecuali di wilayah hukum Polres Klaten. Untuk mengatisipasi hal tersebut, maka melalui Operasi Lilin Candi, pengamanan di semua titik ditingkatkan.
“Melalui operasi ini, kami diback-up TNI dalam hal ini Kodim Klaten. Untuk strategi pengamanannya, ada pengamanan terbuka dan ada pengamanan tertutup,” tambah dia.
Selain pengamanan dari Polri dan TNI, dalam Operasi Lilin Candi ini juga melibatkan personel Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dinas kesehatan dan pramuka.
“Selain pengamanan di titik-titik rawan, kami juga meningkatkan patroli ke suluruh wilayah,” lanjutnya.
Tidak hanya itu, dalam Operasi Lilin Candi 2012 ini, Polres Klaten juga akan menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kecelakaan, seperti tempat keramaian dan jalur-jalur wisata.
Menurut Kapolres, Gelar pasukan “Operasi Lilin Candi”, bertujuan untuk mengamankan dan kenyamanan masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru.
“Titik berat Operasi Lilin Candi ini, yaitu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terhadap masyarakat," tambahnya, seraya menyatakan, anggotanya diminta untuk tidak bersikap berlebihan atau perilaku yang dapat menimbulkan antipati dari masyarakat. (Anto)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !