![]() |
| Suasana kebakaran (Foto : Red) |
Menurut Dalijo, seorang saksi mata menyebutkan, kebakaran di rumah korban pertama kali diketahui warga sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, seorang warga, Hamdi (37), melintas di depan rumah korban dan melihat kepulan asap tebal. Saksi curiga, kemudian melapor kepada warga yang kemudian bersama-sama melakukan pengecekan.
Mereka terkejut, saat membuka pintu rumah berukuran 3X4 meter tersebut, karena kobaran api sudah menyala hebat. Selanjutnya, warga langsung melakukan pemadaman dengan alat seadanya.
Tidak selang berapa lama, kobaran api di rumah korban berhasil dipadamkan. Namun, saat dilakukan pemeriksaan, warga mengetahui pemilik rumah ikut menjadi korban. Mengetahui hal itu, warga langsung melapor ke Polsek Juwiring.
Sejumlah anggota polsek yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Guna memastikan penyebab kematian korban, petugas juga mendatangkan dokter dari Puskesmas setempat.
Dari olah TKP yang dilakukan, petugas tidak mendapati adanya hal mencurigakan. Melihat sisa kebakaran yang ada, diduga kuat kebakaran tersebut terjadi karena tungku masak yang lupa dimatikan oleh korban.
Menurut Hamdi, di ruangan kecil itulah korban tidur dan melakukan semua aktifitasnya. Termasuk memasak, semua jadi satu di ruangan setempat.
Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Kalingga RR melalui Kapolsek Wonosari AKP Mardjuki membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. (Anto)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !