Semua Gereja di Sukoharjo Rawan, Polisi Tindak Tegas Perusuh Dengan Tembak di Tempat INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Semua Gereja di Sukoharjo Rawan, Polisi Tindak Tegas Perusuh Dengan Tembak di Tempat

Semua Gereja di Sukoharjo Rawan, Polisi Tindak Tegas Perusuh Dengan Tembak di Tempat

Ditulis Oleh redaksi Senin, 24 Desember 2012 | 07.02

Pasukan khusus buru sergap siaga Polres Sukoharjo amankan natal dan tahun baru 2013 (Foto:Armin)
SUKOHARJO - INDEPNEWS.Com ; Tim gabungan pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru, akan mengambil tindakan tegas terhadap perusuh dan terorsisme. Tidak tangung-tanggung, aparat gabungan Polri dan TNI akan menembak pelaku teror dan kerusuhan.

Sebagai antisipasi terjadi kerusuhan selama Natal dan Tahun Baru 2013, tim gabungan terus melakukan patroli di gereja-gereja dan tempat keramaian. Dalam melakukan patroli personil tim pengamanan, dilengkapi senjata api. Hanya untuk mengambil tindakan tegas, petugas akan mengikuti perintah dari Kapolda Jateng, untuk menembak pelaku pengacau dan teror.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Sapari saat ditemui usai menyaksikan Khitanan massal di Mapolres, menyatakan, pihaknya mengikuti perintah polda. Yang pasti semua personel pengamanan di gereja-gereja dilengkapi dengan senjata api. Kalau memang mendesak dan demi keamanan, petugas bisa menembak pengacau sesuai protap, tegasnya.

Menurutnya, teror menjadi ancaman masyarakat saat merayakan natal dan tahun baru. Untuk itu, semua bentuk ancaman teror oleh teroris akan diminimalisasi dengan melakukan penjagaan dan menembak pelaku. Hal tersebut sesuai perintah Kapolda Jateng Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo usai memimpin gelar pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru di Lapangan Kota Barat, Solo memerintahkan tembak mati bagi pelaku teror pada perayaan natal dan tahun baru.

Guna pengamanan gereja, sehari sebelum perayaan, petugas akan memeriksa semua pengunjung gereja dengan alat metal detector. Penyisiran gereja juga dilakukan sebelum dipergunakan untuk kebaktian, jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, sebanyak 1.400 personel dari berbagai unsur siaga dalam Operasi Lilin Candi 2012. “Setiap gereja dijaga lima personel berpakaian dinas ditambah pengaman tertutup. Semua gereja rawan sehinga perlu dijaga. Baik di Grogol, Gatak, Bulu maupun Kartasura.”

Sementara itu, pengamanan gereja di Kota Makmur menjadi prioritas oleh tim gabungan. Sabtu malam, satu regu personel militer bersenjata lengkap di pimpin Kapten (Inf) Sutriyono melaksanakan patroli gabungan. Patroli bertujuan mengantisipasi gangguan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di Kabupaten Sukoharjo dalam merayakan natal dan tahun baru 2013.“

Patroli diprioritaskan daerah-daerah rawan kejahatan dan gangguan keamanan. Kegiatan patroli tidak hanya dilaksanakan menjelang perayaan natal dan tahun baru saja namun dilaksanakan kontinue dan berkesinambungan,” ujar Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol (Inf) Jimmy Ramoz Manalu. Menurutnya, tugas anggota TNI diatur pada UU No. 34/2004 tentang Operasi Militer selain perang.

“Di dalam UU itu diatur bahwa salah satu tugas anggota TNI nonperang adalah membantu polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itulah, anggota bersama-sama anggota Polres Sukoharjo melaksanakan patroli gabungan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru. (Armin)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved