![]() |
| Ilustrasi : INDEPNEWS.Com |
Keterangan yang dihimpun (3/1) menyebutkan, kejadian pembacokan itu terjadi pada pukul 21.00 WIB. Saat itu, korban yang sedang berada di sekitar Desa Ngadisari Juwiring, didatangi oleh pelaku Santosa. Ketika itu pelaku menanyakan kepada korban, tentang kabar tertangkapnya kakak pelaku terkait kasus narkoba.
Atas pertanyaan tersebut, lantaran koban tidak tahu apa-apa, dia jawab tidak tahu.
Dengan jawaban itu ternyata terlapor merasa tersinggung, kemudian marah-marah kepada korban. Bahkan, terlapor langsung mengambil pedang yang sudah disiapkan dan membacokkannya di kepala korban. Karena luka bacokan yang cukup serius, korban yang terluka akhirnya tak sadarkan diri.
“Saya sadarkan diri, sudah berada di RS PKU Muhammadiyah Delanggu,” ungkap korban.
Atas kejadian yang menimpanya, korban kemudian mendatangi Polres Klaten untuk melapor. Dalam keterangannya, korban mengaku mengalami luka di bagian kepala dan harus mendapat beberapa jahitan. Korban juga mengaku tidak memiliki masalah dengan terlapor sebelumnya. Menurutnya, hingga saat ini, kepalanya masih pusing akibat bacokan tersebut.
Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetya melalui Kasat Reskrim AKP Dhanu Pamungkas membenarkan adanya laporan tersebut, dan segera akan ditindaklanjuti. (Anto)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !