![]() |
| Relawan gabungan sejumlah organisasi Islam Muhammadiyah menggelar rakornas menyusun strategi pemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Foto: Resty A/detikcom) |
"Dari rakornas inilah teman-teman akan bergerak sampai 9 Juli nanti," ujar Ketua RMI M. Izzul Muslimin kepada detikcom di Gedung Trisula Perwari, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2014).
Relawan yang mengikuti Rakornas ini nantinya akan dibekali dengan logistik kampanye. Diharapkan logistik ini bisa disebar pada titik-titik utama di tiap provinsi.
"Memang kita tahu punya keterbatasan, tapi kalau melihat militansi dan semangat teman-teman, ya mudah-mudahan bisalah untuk memenangkan Jokowi-JK," ucap Izzul.
Rakornas dihadiri oleh perwakilan relawan dari 25 provinsi di Indonesia. Selain itu, hadir pula mantan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir, Yuddy Chrisnandi, dan Muchdi PR yang kompak memakai kemeja kotak-kotak.
"Menurut survei Indobarometer, posisi warga Muhammadiyah yang mendukung Jokowi-JK lebih banyak yaitu 47 persen, sedangkan kubu satunya sekitar 42 persen," ujar Soetrisno dalam sesi orasi politiknya.
Soetrisno menyebutkan Jokowi bukan orang hebat, tapi Tuhan menghendaki gubernur DKI nonaktif itu untuk dicalonkan sebagai pemimpin negara.
"Tuhan dengar doa masyarakat, kan masyarakat mintanya pemimpin negara yang jujur, anti korupsi, dan merakyat," katanya.
Yuddy Chrisnandi dalam rakornas ini juga mengemukakan alasannya mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut dua.
"Alasan memilih Jokowi-JK adalah karena Jokowi lahir dari rahim rakyat. Jika Jokowi terpilih jadi presiden, maka akan ada harapan untuk anak-anak orang biasa, mereka akan memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin," tutur Yuddy.
Setelah Rakornas, rencananya besok Rabu (2/7/2014), para relawan akan melakukan diskusi dengan tim kampanye nasional di Media Center Jokowi-JK, Jl Cemara Nomor 19, Menteng, Jakarta Pusat. (Resty Armenia/detikNews)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !