![]() |
| Bupati Sukoharjo menerima piagam penghargaan dari MURI sebagai pemecah rekor minum jamu terbanyak (Foto:Sutarmin DS) |
Secara resmi, kabupaten Sukoharjo tercatat sebagai pemecah rekor minum jamu terbanyak di dunia. Gelar rekor ditandai pemberian penghargaan dari museum rekor dunia Indonesia (MURI). Plakat Rekor Muri diserahkan oleh Senior Manager MURI Paulus Pangka kepada Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.
Rekor MURI tersebut diberikan dengan nomor 701/R.MURI/XI/2012 tentang pemrakarsa minum jamu secara serentak dengan peserta terbanyak. Paulus Pangka saat memberikan sambutan dalam acara pemecahan rekor MURI minum jamu terbanyak bersama pramuka mengatakan bahwa rekor sebelumnya dipegang oleh Cilacap pada 10 Maret 2007 lalu dengan jumlah peserta 6956 orang. Rekor tersebut akhirnya dapat dipecahkan oleh Kabupaten Sukoharjo.
Dalam acara ini pihak MURI mendapat keterangan dari panitia bahwa kegiatan minum jamu massal diikuti oleh 10 ribu peserta. Namun setelah dilakukan penghitungan oleh tim MURI diketahui bahwa jumlahnya meningkat menjadi 15.080 orang. Dengan jumlah tersebut maka sudah layak dan pantas MURI memberikan penghargaan kepada Kabupaten Sukoharjo.
“Ini tidak hanya rekor Indonesia saja tapi juga dunia karena jumlah peserta di Kabupaten Sukoharjo tiga kali lipat dari pemegang rekor sebelumnya Cilacap,” ujar Paulus Pangka.
Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menambahkan bahwa pihaknya sengaja menyelenggarakan kegiatan minum jamu massal ini karena besarnya potensi yang dimiliki. Sebab konsumsi jamu tradisional di Sukoharjo sangat besar.
“Pramuka sengaja kami libatkan sebagai peminum karena tahun ini merupakan momentum kebangkitan tri sadya dan dasa dharma,” ujar Wardoyo Wijaya.
Wardoyo menambahkan bahwa kegiatan ini bukan mencari sensasi tapi wujud nyata dan tulus untuk membangkitan pendidikan karakter bangsa serta melestarikan warisan budaya dengan minum jamu. “Dimulai dari Sukoharjo jamu akan mendunia,” tegasnya.
Panitia sekaligus Kabag perekonomian Priyono mengatakan bahwa minum jamu massal ini maka berakhir pula deklarasi Sukoharjo sebagai Kabupaten Jamu Indonesia. Kegiatan di Alun Alun Satya Nagara ini melibatkan lebih dari 15.000 orang. Selain pelajar yang mengenakan seragam pramuka, turut hadir pula beberapa pejabat serta pengusaha dan perajin jamu di Sukoharjo. (Sutarmin DS)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !