![]() |
| Ilustrasi kebakaran (Foto : Red) |
Keterangan yng dihimpun menyebutkan, kebakaran terjadi pada pukul 09.30 WIB. Saat itu, istri korban, Kamila (65), pulang dari mengantar sarapan pagi buat suaminya yang sedang bekerja di sawah. Saksi terkejut, saat sampai di depan rumah melihat kobaran api hebat dibagian dapur.
Mengetahui hal itu, saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga. Dengan alat seadanya, warga mencoba memadamkan api. Namun karena api tak kunjung padam, warga kemudian menghubungi pemadam kabakaran Klaten.
Tak kurang dari 15 menit, tiga unit mobil pemadam tiba di lokasi kejadian. Dengan dibantu aparat kepolisian, petugas kemudian menyemprotkan air ke titik api. Setelah berjuang selama hampir satu jam, akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
“Dari keterangan saksi, diduga kuat api berasal dari tungku yang belum padam usai digunakan untuk memasak,” ujar Kapolsek Wedi AKP Totok Mugiyanto mewakili Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru S.
Akibat peristiwa tersebut, imbuh AKP Totok, korban menderita kerugian hingga belasan juta rupiah. Meski demikian, korban masih beruntung karena api hanya membakar bagian dapur saja. “Hanya sebagian rumah yang terbakar, kerugian diperkirakan mencapai belasan juta,” urai AKP Totok. (Anto)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !