![]() |
| Sekretaris daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si pada Pembukaan Pameran Pendidikan Tinggi Dan Pendidikan Profesi SMA/SMK/MA (Foto : Reno) |
SUMENEP - INDEPNEWS.Com ; Di tengah kemajuan-kemajuan pendidikan yang kita raih, masih ada persoalan yang kita hadapi. salah satunya adalah masalah partisipasi siswa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. angka transisi dari sekolah menengah pertama ke sekolah menengah atas mencapai 93,09. sedangkan, lulusan sekolah menengah atas yang melanjutkan ke perguruan tinggi hanya mencapai 75 persen.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si pada Pembukaan Pameran Pendidikan Tinggi Dan Pendidikan Profesi SMA/SMK/MA Se Kabupaten Sumenep Tahun 2013, di Graha Adipoday, Senin (28/01).
Hal itu berarti masih ada anak-anak yang belum menikmati kemajuan pendidikan sekarang ini. Mayoritas siswa yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya ke tingkat perguruan tinggi bukan hanya karena faktor kesulitan ekonomi, tapi juga kurangnya akses informasi tentang perguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.
“Karena informasinya kurang, gairah untuk melanjutkan juga berkurang. dan itu terus berlangsung setiap tahun. mereka bingung harus kemana setelah lulus nanti,” ujarnya.
Menurutnya, melalui pameran ini jelas akan memberi gambaran secara jelas kepada para siswa, orang tua siswa dan masyarakat tentang pentingya memilih lembaga perguruan tinggi yang baik dan menjamin mutu pendidikannya. pameran pendidikan tinggi ini bisa menjadi barometer kualitas pendidikan ketika siswa dihadapkan banyak pilihan, jurusan mana nantinya yang dipilih untuk menempa studi lanjutnya di perguruan tinggi.
“Pameran ini penting untuk memberi informasi tentang pendidikan profesi yang sekarang ini juga sangat dibutuhkan, khususnya untuk para guru,” tambahnya.
Sementara kegiatan pameran pendidikan yang dilaksanakan MGBK Kabupaten Sumenep yang bekerjasama dengan SMAN 1 Sumenep dan STIKES IcMI Jombang diikuti sebanyak 43 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Jawa Timur. (ren)
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si pada Pembukaan Pameran Pendidikan Tinggi Dan Pendidikan Profesi SMA/SMK/MA Se Kabupaten Sumenep Tahun 2013, di Graha Adipoday, Senin (28/01).
Hal itu berarti masih ada anak-anak yang belum menikmati kemajuan pendidikan sekarang ini. Mayoritas siswa yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya ke tingkat perguruan tinggi bukan hanya karena faktor kesulitan ekonomi, tapi juga kurangnya akses informasi tentang perguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.
“Karena informasinya kurang, gairah untuk melanjutkan juga berkurang. dan itu terus berlangsung setiap tahun. mereka bingung harus kemana setelah lulus nanti,” ujarnya.
Menurutnya, melalui pameran ini jelas akan memberi gambaran secara jelas kepada para siswa, orang tua siswa dan masyarakat tentang pentingya memilih lembaga perguruan tinggi yang baik dan menjamin mutu pendidikannya. pameran pendidikan tinggi ini bisa menjadi barometer kualitas pendidikan ketika siswa dihadapkan banyak pilihan, jurusan mana nantinya yang dipilih untuk menempa studi lanjutnya di perguruan tinggi.
“Pameran ini penting untuk memberi informasi tentang pendidikan profesi yang sekarang ini juga sangat dibutuhkan, khususnya untuk para guru,” tambahnya.
Sementara kegiatan pameran pendidikan yang dilaksanakan MGBK Kabupaten Sumenep yang bekerjasama dengan SMAN 1 Sumenep dan STIKES IcMI Jombang diikuti sebanyak 43 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Jawa Timur. (ren)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !