![]() |
| Kondisi jalan rusak, terlihat ruas jalan banyak berlubang dan membahayakan pengguna jalan, bahkan ada yang sengaja ditanami batang pisang (Foto : Sumanto) |
![]() |
| Terlihat jalan yang berlubang besar (Foto : Sumanto) |
Diungkapkan, kerusakan jalan itu dikarenakan jalur setempat dilalui truk pengangkut bahan golongan C (pasir dan batu-red) dari wilayah Sleman, DIY dan kawasan Kaliworo lereng Gunung Merapi. Selain itu, juga sering dilalui kendaran besar lainnya yang sarat dengan muatan.
Menurut Daryono, warga wilayah Klaten Selatan, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalulintas, jalan yang berlubang oleh warga diberi tanda seadanya dan ditutup tanah. Namun, kata dia, cara itu tidak efektif karena tidak dapat bertahan lama. Karena, jika turun hujan timbunan tanah itu hanyut tergerus air dan jalan kembali berlubang.
Kendati demikian, sejauh ini belum dilakukan perbaikan oleh pihak intansi terkait. Sementara perbaikan yang dilakukan warga dengan cara menambal lubang dengan tanah dan tanda bahaya sifatnya hanya sementara.
"Kami tidak tahu kenapa pemerintah tidak segera memperbaiki jalan yang rusak. Padahal jalur utama Yogya-Solo arus lalulintasnya sangat ramai dan juga dilalui oleh kendaraan bermuatan berat," kata Sukardi wilayah Tegalgondo itu.
Menurut dia, perbaikan yang dilakukan warga tidak dapat mengantisipasi terjadinya kecelekaan lalulintas. Pasalnya, perbaikan yang dilakukan warga tidak dapat bertahan lama.
"Yang jelas kalau hanya ditambal pada bagian yang berlubang saja, jalan itu masih tetap berbahaya," tambah dia.
Sehubungan itu, pihaknya berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut sebelum ada korban kecelakaan lalulintas di sepanjang jalur tersebut bertambah banyak. Karena, para pengguna jalan baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat mengeluhkan banyaknya lubang di ruas jalan tersebut.
"Warga sudah melakukan upaya agar pemerintah segera memperbaikinya, tapi hingga sekarang belum dilakukan perbaikan," tandas dia lagi.
Terpisah, Kepala Bidang Jalan Marga Dinas Pekerjaan Umum Klaten, Juwito kepada wartawan mengungkapkan, perbaikan jalan Yogya-Solo menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat. Karena jalan tersebut merupakan jalan nasional. Namun demikian, pihak DPU Klaten akan secepatnya melaporkan kondisi jalan itu kepada pihak yang berwenang. (Anto)



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !