| Ilustrasi jalan yang ambles |
Menurut Sekdes Desa Terasan, Riyadi, kondisi jalan seperti itu sudah sejak tiga minggu yang lalu. Sehingga jika tak segera diperbaiki, pihaknya khawatir jalan tidak bisa dilewati. Dikatakan, warga sudah melakukan perbaikan secara swadaya dengan melakukan pengurukan. Namun, perbaikan tersebut tak bertahan lama. Karena pasir dan batu yang digunakan untuk menguruk ikut ambles sehingga membentuk cekungan di tengah jalan.
“Keadaan ini sangat membahayakan pengendara, terutama pada malam hari,” ujar Riyadi.
Sehubungan hal itu, warga berharap, pemerintah segera melakukan perbaikan terhadap amblesnya jalan sepanjang 25 meter tersebut. Sebab, jika jalan tidak segera diperbaiki, sedikitnya 400 jiwa penduduk Dukuh Carat bakal terisolasi. Atas kejadian itu, pihaknya sudah melaporkan ke pemerintah kecamatan, agar kerusakan jalan setempat segera diperbaiki.
Ungkapan serupa disampaikan oleh seorang warga setempat, Rahmat (35), dia mengatakan jalan tersebut merupakan satu-satunya penghubung warga Dukuh Carat untuk berinteraksi dengan dunia luar. Maka jika sampai terputus, bisa dipastikan warga tidak bisa beraktifitas. “Jalan ini merupakan akses utama warga. Kami mohon kepada pemerintah untuk segera melakukan perbaikan,” tandas dia. (Anto)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !