Jerman Dan Portugal Susul Republik Ceko Dan Yunani Lolos Ke Perempat Final INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Jerman Dan Portugal Susul Republik Ceko Dan Yunani Lolos Ke Perempat Final

Jerman Dan Portugal Susul Republik Ceko Dan Yunani Lolos Ke Perempat Final

Ditulis Oleh redaksi Selasa, 19 Juni 2012 | 07.52


Tim Jerman Perkasa, Belanda Terpuruk Di Piala Eropa

Jerman Perkasa Pulangkan Denmark (Foto:Okezone)
JAKARTA, Independent News Online - Tim Pavorit Jerman menunjukan keperkasaannya pada babak penyisihan Piala Eropa di Grup B. Menghadapi tim Dinamit Denmark, Philips Lahm Dkk, berhasil menang tipis 2-1 (1-1). Ketinggalan 1-0, pemain Denmark meningkatkan serangan lewat sayap kanan-kiri.

Usaha keras Agger Dkk, akhirnya membuahkan hasil pada menit 24 berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat pemain andalannya, Michael Krahn Dehli.  Tersentyak dengan gol cantik Dehli, pemain Jerman meningkatkan serangan. Sepanjang sisa pertandingan babak pertama, Jerman menggurung pertahanan Denmark. Namun, usaha keras yang dilakukan belkum membuah hasil sehingga sampai jedah kedudukan tetap imbang 1-1.

Pertandingan babak kedua, berjalan seru karena kedua tim saling melancarkan serangan untuk memenangkan pertandingan. Namun, kaulitas pemain dan pengalaman tetap membawa kemenangang tim Jerman. Pada menit 80 pemain muda ars Bender menentukan kemenangan Jerman, kokoh sebagai pemipiin grup B dan lolos ke Perepat final.

Cristiano  Ronaldo (Portugal ) Kubur Belanda 
(Foto:Bolanet)
Satu lagi tiket perempat final menjadi milik Portugal, setelah mengkandaskan tim Favorit Belanda 2-1. Kedua gol yang membawa Portugal melaju ke peremfpat final dicetak pemain bintangnyua Cristiano Ronaldo menit 28 dan 74. Sebenarnya, Van Persi Dkk membuka peluang lolos ke perempat final, setelah pada menit ke 11 Rafael Van Der Vart membawa unggul timnya atas Portugal menit ke 11.

Sayang keunggulan Belanda tidak bertahan lama, karena menit 28 gawang Belanda dijebol Cristiano Ronaldo. Kejuaraan PIala Eropa 2012 merupakan prestasi terburuk tim Oranye Belanda sepanjang sejarah. Pasalnya, meski ditaburi pemain bintang pada babak penyisihan tidak memperoleh satu nilai pun

Berkat kemenangan Portugal akhirnya finis sebagai runner-up, dengan enam poin, menemani Jerman yang mencatat kemenangan sempurna di tiga laga beruntun. Jerman sukses memulangkan Denmark dengan kemenangan 2-1, sehingga memperoleh nilai sempurna 9. Sebelumnya, Republik Ceko juga lolos ke perempat final setelah mengalahkan Polandia 1-0 diikuti Yunani yang mengalahkan tim kuat Rusia juga dengan skor 1-0.

Dengan dmeikian, empat tim sudah dipastikan lolos ke perempat final yairu Republik Ceko, Yunani, Jerman dan Portugal. Sementara empat tempat menjadi rebutan enam tim yang mempunyai peluang lolos. Keenam tim tersebut yaitu juara bertahan Spanyol, Kroatia dan Italia dari grup C serta Perancis, Inggris dan Ukraina dari grup D.

Keberhasilan tim  Seleccao Portugal,  merupakan andil dan kepiawaian pemain termahal dunia sekaligus kapten Cristiano Ronaldo yang menjadi pahlawan berkat dua golnya yang menjebol gawang  Belanda yang dikawal  Maarten Stekelenburg. Padahal Portugal tertinggal lebih dulu oleh gol indah Rafael van der Vaart di menit ke-11.  CR7 bahkan nyaris mencetak hat-trick andai tiang gawang tidak menjadi penghalang sepakannya di masa injury time.

Dua gol  bintang Real Madrid  ini sekaligus sebagai jawaban kritik atas performa buruknya di pertandingan melawan Denmark yang membuang dua peluang emas di depan gawang. Bahkan, selama ajang piala Eropa kemampuannya banyak yang meragukan.

Pertandingan Babak pertama
Pelatih Belanda Bert van Marwijk melakukan beberapa perubahan signifikan dalam susunan pemain kontra Portugal. Rafael van der Vaart, yang sempat mengungkapkan kekecewaan lantaran tak mendapat banyak kesempatan sebagai starter, masuk dalam susunan pemain inti, bersama striker Klaas-Jan Huntelaar. Sementara Ibrahim Afellay dan Mark van Bommel dicadangkan.

Van der Vaart pun bermain lebih ke dalam, tempat dimana biasanya diisi Van Bommel. Sementara Van Persie disamping Huntelaar, Sneijder berada di sisi kiri dan Robben melengkapi di sisi kanan.

Belanda berinisiatif menyerang sejak wasit meniup peluit kick-off. Baru empat menit laga berjalan, Belanda mendapatkan dua peluang beruntun. Pertama saat crossing dari sisi kiri mengarah ke Huntelaar, namun bek Portugal Alves dengan sigap menyapu bola. Kemudian gantian Van der Wiel yang membongkar pertahanan Seleccao dari sisi kanan, mampu dijangkau Huntelaar kemudian diberikan kepada Sneijder, sayang tendangan volinya masih melambung di sisi gawang.

Tiga menit kemudian Portugal mendapat kans membuka keunggulan melalui tendangan bebas Ronaldo, bola membentur pagar betis sehingga hanya membuahkan sepak pojok. Gawang Stekelenburg sempat mendapat ancaman saat Postiga berbenturan dengan sang kiper setelah tendangan sudut, Alves mencoba memaksimalkan peluang namun wasit menyatakan adanya pelanggaran.

Van der Vaart! Tepat di menit ke-11 gelandang Tottenhan Hotspur itu membuat pendukung The Oranje bersorak saat sukses menjebol gawang Rui Patricio. Sebuah penyelesaian akhir sempurna, memanfaatkan umpan Robben, sepakan keras Van der Vaart dari jarak 20 meter bersarang tepat di sudut gawang Seleccao.

Ronaldo kembali gagal memaksimalkan peluang emas yang didapat. Memotong dari sisi kiri, Ronaldo mampu melewati Vlaar tapi tendangannya masih menyamping. Kesalahan backpass dilakukan Van der Wiel, kemudian sukses diambil Postiga, tapi tendangannya terlalu lemah dan bisa ditepis Stekelenburg sehingga hanya membuahkan sepak pojok untuk Seleccao. Stekelenburg kembali menjadi pahlawan Belanda di menit 22, saat menepis tandukan Ronaldo.

Ronaldo akhirnya membayar kegagalannya memaksimalkan sejumlah peluang di beberapa kesempatan. Di menit 28, pemain termahal dunia ini akhirnya memaksa Stekelenburg memungut bola dari gawangnya usai menerima umpan Joao Pereira.

Gol penyeimbang yang dicetak Ronaldo membakar semangat Seleccao, sebaliknya Belanda kewalahan meladeni serangan tim besutan Paulo Bento tersebut. Ronaldo nyaris menggandakan keunggulan timnya, dengan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tapi Stekelemburg berhasil meninju di kulit bundar untuk mempertahankan skor 1-1. Portugal mendapatkan sepak pojok, Ronaldo mendapat peluang tapi sundulannya masih melebar, sehingga kedudukan smapai jedah tetap imbang.

Pada babak kedua, Portugal menerapkan strategi menyerang sehingga mendominasi laga dan mengancam gawang Belanda. Nani memberikan umpan kepada Ronaldo di kotak penalti, sementara Belanda menunggu bendera off-side bintang Real Madrid itu melepaskan tendangan first-time, tapi bek The Orange sukses memblok sepakannya.

Belanda mencoba membangun serangan, Robben menusuk melalui sisi kiri tapi dihalangi Pereira sehingga hanya menghasilkan tendangan pojok. Vlaar melakukan sundulan untuk meneruskan sepak pojok, tapi bola masih melayang di atas mistar.

Seleccao sebetulnya sukses menggandakan keunggulan di menit 60 ketika bola sepakan Postiga bersarang di gawang Stekelenburg, tapi hakim garis dengan cepat mengangkat bendera off-side. Menit 60, Stekelenburg kembali menunjukkan kelasnya sebagai kiper papan atas. Ronaldo sukses menorobos pertahanan Belanda dan memberikan umpan matang kepada Coentrao, tapi sepakan kaki kirinya masih dihalau penjaga gawang AS Roma itu.

Lini belakang anak-anak asuh Van Marwijk benar-benar dibuat keteteran. Ronaldo berlari dari sisi kiri, melepaskan crossing kepada Nani yang tinggal berhadapan dengan Stekelenburg, namun eks kiper Ajax Amsterdam itu lagi-lagi menjadi pahlawan The Orange.

Akhirnya, Ronaldo membawa mimpi buruk Belanda dengan mencetak gol kemenangan menit 74 lewat serangan balik yang cepat.Umpan Nani berhasil dijangkau CR7 di sisi kiri, dengan mengecoh dua pemain Belanda dan penjaga gawang  Belanda. Ketinggalan 1-2, Belanda mencoba bangkit tapi serangannya sealu kandas. Bahkan, pada masa Injury Time Ronaldo nyaris mencetak Hatrick, seandainya tendnagannya tidak menyentuk gawang.

Susunan Pemain :
Portugal: Patrício; Pereira, Alves, Pepe, Coentrão; Veloso, Meireles, Moutinho; Nani, Postiga, Ronaldo.
Cadangan: Eduardo, Beto, Costa, Rolando, Lopes, Custódio, Quaresma, Micael, Viana, Almeida, Oliveira, Varela.

Belanda:  Stekelenburg; Van der Wiel, Vlaar, Mathijsen, Willems; De Jong, Van der Vaart; Robben, Van Persie, Sneijder; Huntelaar.
Cadangan: Vorm, Krul, Heitinga, Bouma, Boulahrouz, Vam Bommel, Schaars, Strootman, Kuyt, L de Jong, Narsingh, Afellay.

Sementara laga antara Jerman melawan Denmark, tidak  ada kejutan meski hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke perempat final, pasukan  Joachim 'Jogi' Low tetap bermain ngotot. Bahkan, Jerman tampil dengan seluruh pasukan terbaiknya, dengan menurunkan creator serangan  Lucas Podolski, Mesut Ozil dan Muller  mendukung ketajaman Mario Gomez.

Seperti  pertandingan pertandingan sebelumnya, pada awal babak pertama Jerman terlihat kerepotan menghadapi serangan sayap Denmark yang memiliki naluri menyerang tinggi. Dua fullback Denmark selalu dalam kondisi siap menghadirkan ledakan mengejutkan di lini pertahanan Jerman. Lewat duet  Jacobson dan Bendtner yang melakukan one-two  berulang kali mengancam gawang Nuer.

Baru memasuki menit 19 Jerman mulai panas sehingga pertandingan lebih menarik.  Bermula dari aksi Mario Gomes, Lucas Podolski merayakan caps ke-100 dengan menggetarkan jala gawang Stephan Andersen.

Unggul satu gol tim Panser semakin merajalela hingga Denmark kesulitan mengembangkan permainan. Keasikan menyerang pertahanan Jerman lenggah sehingga menit 24 Denmark berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat tandukan Michael Krohn –Dehli memnafatkan umpan matang Niclas Bendtner. Setelah itu, Jerman langsung mengendalikan permainan, tapi hingga jedah kedudukan tetap imbang 1-1.

Mengawali babak kedua, Denmark mengambil inisiatif menyerang untuk mencetak gold an meraih kemenangan sebagai tiket ke perempat finasl. Tapi serangan yang dibangun lewat sayap, selalu kandas di pertahanan Jerman. Pertahananan, Jerman bernabernar sulit ditembus  karena ketatnya pressing yang dilakukan.

Pada pertengahan babak kedua, Jerman  tidak berhenti memperlihatkan dominasinya sehingga mengancam gawang Denmark. Karena selalu kandas, pelatih Jerman Joao Law melakukan pergantian pemain, Podolski ditarik keluar diganti  Andre Schurrle namun tidak banyak mengubah tempo pertandingan malah Denmark nyaris unggul pada menit 70. Bahkan tidak lama kemudian pemain veteran Miroslav Klose masuk menggantikan  Mario Gomez.

Masuknya Miroslav Klose meningkatkan motivasi dan semangat pemain Jerman, sehingga menit 80  mampu mencetak gol lewat  Lars Bender yang membantu serangan memanfaatkan Mesut Ozil. Kedudukan  2-1 bertahan hingga akhir pertandingan.

Berikut susunan pemain Denmark dan Jerman:
Starting XI Denmark (4-2-3-1): Andersen; Jacobsen, Kjaer, Agger, Poulsen; Kvist, Zimling; Mikkelsen, Eriksen, Krohn-Dehli; Bendtner.

Starting XI Jerman (4-2-3-1): Neuer; Bender, Hummels, Badstuber, Lahm; Khedira, Schweinsteiger; Muller, Ozil, Podolski; Gomez.
(Okezone/Sutarmin DS, SH)

Klasemen Grup A
Klasemen Grup B
1. Rep.Ceko
Nilai   6
1. Jerman
Nilai   9
2. Yunani
Nilai   4
2. Portugal
Nilai   6
3. Rusia
Nilai   4
3. Denmark
Nilai   3
4. Polandia
Nilai   1
4. Belanda  
Nilai   0




Klasemen Grup C
Klasemen Grup D
1. Spanyol 
Nilai   4
1. Prancis
Nilai   4
2. Kroasia
Nilai   4
2.Ingggris
Nilai   4
3. Italia
Nilai   2
3. Ukraina    
Nilai   3
4. Irlandia
Nilai   0
4. Swedia
Nilai   0
 (Sutarmin DS, SH)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved