Spanyol Dan Italia Menyusul Ke Perempat Final INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Spanyol Dan Italia Menyusul Ke Perempat Final

Spanyol Dan Italia Menyusul Ke Perempat Final

Ditulis Oleh redaksi Selasa, 19 Juni 2012 | 14.46


GEDANSK - INDEPNews ; Lewat perjuangan yang melelahkan melawan Kroasia, tim Matador Spanyol menyempurnakan langkahnya melaju ke perempat final Piala Eropa 2012. Gol telat Spanyol lahir lewat pemain pengganti Jesus Navas, memanfaatkan umpan matang Iniesta menit 88. Tentu saja gol tersebut langsung disambut gegap gempita, pemain cadangan, pelatih dan pendukungnya.

Sebenarnya, sejak menit babak pertama Iker Casilas Dkk selalu melanacarkan serangan ke jantung pertahanan Kroasia. Namun, rapatnya pertahanan Kroasia serangan yang dibangun selalu kandas. Sementara Kroasia sendiri banyak melakukan serangan balik yang sangat berbahaya dan sering mengancam gawang Iker Casilas.

Gol yang mengantar Spanyol sebagai juara grup C, lahir begitu unik karena peran dua pemain pengganti Cesc Fabregasc dan Jesus Navas. Lewat serangan balik yang cepat, Cesc Fabregasc menguasai bola dan melihat Iniesta berdiri bola dichip dan berhasil ditahan Ineista. Melihat Jesus Navas berdiri bebas bola disodorkan dan langsung diembat Jesus Navas.

Sebenarnya, Spanyol lebih mendominasi pertandingan di babak pertama dengan memainkan umpan-umpan pendek yang menjadi ciri khas permainan mereka. Namun, pertahanan Kroasia betul-betul sulit ditembus. Sementara  Kroasia  sesekali melakukan serangan yang dimulai dari sektor sayap.

Meski pertahanan Kroasia sangat rapat, Spanyol berulang kali mampu mendapatkan peluang mencetak gol. Tembakan FernandoTores dan Sergio Ramos masih melenceng tipis dari sisi gawang. Bahkan tembakan terukur Sergio  Ramos bisa dimentahkan penmjaga gawang Kroasia Pletikosa.

Disisi lain, meski digempur  Kroasia juga tidak tinggal diam dengan melakukan serangan balik sangat berbahaya. Pada pertengahan babak pertama pemain andalan Kroasia Pranjic nyaris mencetak gol, namun tembakannya bisa  dibaca Iker Casillas. Hingga pertandingan babak pertama berakhir kedudukan imbang kaca mata 0-0.

Babak kedua dimulai Kroasia yang butuh gol langsung menekan Spanyol, karena para pemain mendapat kabar Italia yang menjadi saingan beratnya unggul 1-0 atas Irlandia. Pertandingan babak kedua memasuki menit 14, Kroasia seharusnya sudah unggul atas Spanyol. Pada menit  ke-59 Kroasia sundulan Rakitić setelah menerima umpan lambung dari Modrić masih bisa ditepis dengan baik oleh Casillas.

Spanyol memang terlihat masih lebih dominan dalam penguasaan bola namun penyelesaian akhir di pertahanan lawan belum bisa membahayakan gawang Kroasia. Sementara para pemain Kroasis sendiri tyerus ngotot untuk mencetak gol agar lolos ke perempat final. Keberanian pemain Kroasia keluar menyerang, dimanfaatkan pemain Spanyol untuk membangun serangan.

Lewat serangan yang dibangun secara apik, Spanyol menciptakan peluang emas mencetak gol menit 84. Namun, tembakan keras Ineista setelah melewati tiga pemain Kroasia, berhasil dimentahkan kipper Kroasia Pletikosa. Gawang Kroasia akhirnya jebol juga menit 88 oleh Jesus Navas.

Melalui skema permainan serangan balik, Iniesta berhasil lolos dari jebakan offside dan langsung memberikan bola kepada Jesus Navas yang dengan mudah memasukkan bola ke gawang Kroasia. Skor 1-0 tetap bertahan hingga akhir babak kedua. Spanyol keluar sebagai juara Grup C dan Italia berada di posisi runner up setelah mengalahkan 2-0 Irlandia.

Sementara dua ujung tombak Italia Antonio Cassano dan Mario Balotelli, akhirnya mampu mencetak gol pada Piala Eropa. Berkat dua gol ke gawang Irlandia mengantar Italia lolos ke perempat final mendapingi Sapanyol. Italia keluar sebagai Runer Up dengan nilai 5 dan Spanyol juara grup dengan nilai 7.

Dua pemain temparemen Italia, Cassano dan Balotelli selalu dipasangkan sebagai starter oleh Claudio Prandelli dalam laga melawan Spanyol dan Kroasia. Meski punya sejumlah peluang di kedua laga tersebut, keduanya selalu gagal mengkonversikannya menjadi gol. Sehingga, Balotelli selalu digantikan oleh Antonio Di Natale, yang menjadi pencetak gol Italia ke gawang Spanyol pada laga perdana.

Pada laga melawan Republik Irlandia di kota Poznan, Selasa (19/6/2012) dini hari WIB, Cassano dan Balotelli tampil sebagai pahlawan. Kali ini, Balotelli tidak dimainkan sebagai starter, melainkan baru dimainkan di babak kedua. Ia mengikuti jejak Cassano dengan mencetak gol memanfaatkan situasi tendangan penjuru.

"Ini adalah sebuah pertanda bagus karena kami butuh Cassano dan Balotelli. Keduanya kerap tampil bagus, namun selalu gagal mencetak gol," ucap Buffon di Football Italia.

Di sisi lain, Buffon membela keputusan Prandelli untuk mengubah starting line-up pada laga melawan Irlandia. Ia menyebut, hal itu harus dilakukan mengingat jadwal pertandingan grup yang saling berdekatan.

"Di Piala Eropa, Anda bermain tiap empat hari sekali dan itu membuat Anda sulit memulihkan diri. Dalam pandangan saya, lama-lama tim akan merasakan kelelahan." Tukas Buffon. (Okezone/Sutarmin DS)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved