![]() |
| Hary Tanoesoedibjo (HT) |
SOLO - INDEPNEWS.Com : Hary Tanoe (HT), mantan Dewan Pakar Partai NasDem, menjadi ‘rebutan’ berbagai partai. Bahkan, Partai Hanura melalui Wakil Ketua DPP Hanura, Akbar Faizal, bersedia menggelar karpet merah untuk bos media itu. Jika HT bergabung dengan partai ini.
"Kalau beliau (Hary Tanoesoedibjo) datang kami akan gelar karpet merah. Pasti kita tunggu kalau Pak Hary Tanoe datang. Pastinya orang sekelas beliau punya komitmen tinggi untuk kemajuan bangsa," Akbar Faizal kepada wartawan di Solo, Rabu (23/1).
Akbar menambahkan, Hanura adalah partai terbuka. Siapa pun dipersilahkan masuk, terlibat dalam membesarkan partai dan membangun bangsa. Hanura juga akan membuka diri terhadap orang yang ingin menjadi caleg.
"Siapapun yang memang ingin bergabung untuk membesarkan Hanura akan diterima dengan terbuka dan penuh penghormatan asalkan sesuai dengan visi Partai Hanura," kata anggota Komisi III DPR-RI ini.
Hary Tanoe menyatakan mundur dari Parti NasDem, Selasa (22/1) kemarin. Dia tidak memastikan akan masuk ke partai, tapi tidak menampik adanya kemungkinan itu.
"(Pilihan) Ketiga adalah bergabung dengan partai yang ada. Pilihan mana yang dipilih, saat ini fokusnya kita mengundurkan diri dari Partai NasDem. Keputusan besar kami akan menimbang dulu mana yang terbaik. Nanti kalau sudah jelas kami akan konferensi pers," katanya.
Caleg
Akbar menegaskan memiliki sejumlah kader mumpuni yang layak ditempatkan sebagai caleg di berbagai tingkatan. Partainya tidak akan meniru langkah-langkah partai lainnya yang mengiklan lowongan caleg di media massa. Meskipun demikian, Hanura tetap terbuka untuk menerima pihak luar yang sejalan dengan Hanura untuk dijadikan caleg.
"Bagi kami soal pencalegan telah tertata dengan baik, bahwa kami memiliki kader-kader yang layak dibanggakan untuk mengisi posisi di legislatif di berbagai tingkatan. Kami tidak akan meniru langkah-langkah beberapa partai lain yang seolah-olah mengiklankan kursi caleg di media massa," ujar dia.
Akbar Faizal menilai dengan melakukan iklan seperti itu maka sebenarnya mengkonfirmasi bahwa kaderisasi di partai tersebut telah rusak. Sedangkan dia yakin Hanura bukan hanya memiliki mesin politik yang sehat, tetapi juga sukses melakukan kaderisasi dengan baik sehingga tidak kesulitan untuk mencari caleg.
"Tapi sesungguhnya kami tidak tertutup bagi personal di luar partai. Kalau ada permintaan agar Hanura membuka pintu bagi orang-orang hebat di luar partai untuk menjadi caleg, kami tetap mempersilakan," kata Akbar.
"Namun tentu saja harus memiliki visi yang sama dengan kami. Sehebat apapun orang itu kalau pandangannya sudah berbeda dengan kami, akan sulit bagi kami untuk menerima," imbuhnya. (RS)
"Kalau beliau (Hary Tanoesoedibjo) datang kami akan gelar karpet merah. Pasti kita tunggu kalau Pak Hary Tanoe datang. Pastinya orang sekelas beliau punya komitmen tinggi untuk kemajuan bangsa," Akbar Faizal kepada wartawan di Solo, Rabu (23/1).
Akbar menambahkan, Hanura adalah partai terbuka. Siapa pun dipersilahkan masuk, terlibat dalam membesarkan partai dan membangun bangsa. Hanura juga akan membuka diri terhadap orang yang ingin menjadi caleg.
"Siapapun yang memang ingin bergabung untuk membesarkan Hanura akan diterima dengan terbuka dan penuh penghormatan asalkan sesuai dengan visi Partai Hanura," kata anggota Komisi III DPR-RI ini.
Hary Tanoe menyatakan mundur dari Parti NasDem, Selasa (22/1) kemarin. Dia tidak memastikan akan masuk ke partai, tapi tidak menampik adanya kemungkinan itu.
"(Pilihan) Ketiga adalah bergabung dengan partai yang ada. Pilihan mana yang dipilih, saat ini fokusnya kita mengundurkan diri dari Partai NasDem. Keputusan besar kami akan menimbang dulu mana yang terbaik. Nanti kalau sudah jelas kami akan konferensi pers," katanya.
Caleg
Akbar menegaskan memiliki sejumlah kader mumpuni yang layak ditempatkan sebagai caleg di berbagai tingkatan. Partainya tidak akan meniru langkah-langkah partai lainnya yang mengiklan lowongan caleg di media massa. Meskipun demikian, Hanura tetap terbuka untuk menerima pihak luar yang sejalan dengan Hanura untuk dijadikan caleg.
"Bagi kami soal pencalegan telah tertata dengan baik, bahwa kami memiliki kader-kader yang layak dibanggakan untuk mengisi posisi di legislatif di berbagai tingkatan. Kami tidak akan meniru langkah-langkah beberapa partai lain yang seolah-olah mengiklankan kursi caleg di media massa," ujar dia.
Akbar Faizal menilai dengan melakukan iklan seperti itu maka sebenarnya mengkonfirmasi bahwa kaderisasi di partai tersebut telah rusak. Sedangkan dia yakin Hanura bukan hanya memiliki mesin politik yang sehat, tetapi juga sukses melakukan kaderisasi dengan baik sehingga tidak kesulitan untuk mencari caleg.
"Tapi sesungguhnya kami tidak tertutup bagi personal di luar partai. Kalau ada permintaan agar Hanura membuka pintu bagi orang-orang hebat di luar partai untuk menjadi caleg, kami tetap mempersilakan," kata Akbar.
"Namun tentu saja harus memiliki visi yang sama dengan kami. Sehebat apapun orang itu kalau pandangannya sudah berbeda dengan kami, akan sulit bagi kami untuk menerima," imbuhnya. (RS)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !