![]() |
| Terlihat air masih menggenang di sekitar pemukiman warga (Foto : Sumanto) |
"Beberapa desa wilayah Kecamatan Gantiwarno yang berbatasan dengan Gunung Kidul memang menjadi langganan banjir setiap musim penghujan," ungkap sariman, penduduk Kragilan.
Disebutkan, wilayah setempat terletak di sebelah utara pegunungan selatan, sehingga air hujan di pegunungan mengalir ke bawah dan menggenangi kawasan setempat. Tak hanya air dari pegunungan, namun juga disebabkan luapan air Sungai Dengkeng.
"Luapan air pada musim hujan lalu hanya menggenangi areal persawahan, tapi kali ini luapan air sampai ke pemukiman penduduk," jelas dia, seraya mengatakan, yang paling parah di Dukuh Balong dan Dukuh Teluk, Kragilan.
Menurut Kepala Dusun 1 Desa Kragilan, Mulyono, jika hujan terus-menerus, daerah setempat akan banjir, karena avur (saluran air) tak bisa menampung air. Luapan air itu mengakibatkan setidaknya 40 hektare lahan pertanian di Dukuh Balong Wetan, Balong Kulon, dan Dukuh Teluk.
"Luapan air ini akibat avur yang menjadi saluran pembuangan air tak berfungsi dengan sempurna. Kondisi itu sudah dilaporkan ke Pemkab Klaten, dan meminta agar saluran diperbaiki," tandasnya.
Dikatakan, akibat banjir di daerahnya hanya bisa panen 1 sampai 2 kali dalam setahun, lantaran lahan pertanian terendam air.
Sebenarnya tambah dia, petani tahun ini menanam padi. Tetapi baru selesai tanam, lahan pertaniannya sudah tergenang air. Karena itu, warga setempat berharap, Pemkab Klaten peduli terhadap nasib petani Desa Kragilan dan sekitarnya. Sehingga, warga meminta saluran pembuangan air segera diperbaiki. (Anto)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !