Terkait Pembangunan Terminal, Anggaran Rp 56 Miliar dari Pemerintah Pusat Gagal INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Terkait Pembangunan Terminal, Anggaran Rp 56 Miliar dari Pemerintah Pusat Gagal

Terkait Pembangunan Terminal, Anggaran Rp 56 Miliar dari Pemerintah Pusat Gagal

Ditulis Oleh redaksi Senin, 07 Januari 2013 | 16.47

Areal terminal lama yang sudah dibangun Masjid Agung (Foto : Sumanto)

KLATEN - INDEPNEWS.Com ; Terkait pembangunan terminal tipe A, dana yang diajukan ke pemerintah pusat sebesar Rp 56 Miliyar tidak disetujui alias gagal. Pemerintah pusat hanya memutuskan dan mengalokasikan sebesar Rp 4 Miliar.

"Angka itu sudah final, tidak mungkin bertambah lagi. Sebab, plafon untuk Jawa Tengah Rp 10 miliar dari pusat, dan Klaten mendapat Rp 4 miliar," ungkap Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkab Klaten, Sudiyarsono, Senin (7/1).


Lokasi terminal baru yang masih berupa lahan belum mulai dibangun  
(Foto : Sumanto)


Dijelaskan, dengan minimnya  bantuan dari pemerintah pusat tersebut bisa dimaklumi. Karena waktu yang dimiliki Pemkab Klaten sangat dekat dalam pengajuan anggaran. Pembahasan perencanaan di tingkat Pemkab baru selesai akhir Oktober tahun 2012 lalu.

Kendati perencanaan sudah selesai namun rancangan bangun dan detail engineering design (DED) belum cleer. Padahal, pada bulan yang sama, di tingkat pusat sudah dilakukan pembahasan anggaran APBN P. Sehingga untuk mengejar jelas tidak mungkin. Dan hasilnya, pemerintah pusat belum memenuhi ajuan Rp 56 milliar, karena DED belum lengkap.

Dengan kondisi tesebut lanjut dia, Pemkab akhirnya hanya menerima dana Rp 4 miliar. Karena itu, dana sebesar itu akan dimaksimalkan untuk tahap pertama pembangunan. Dana tersebut sudah ditambah dengan dana APBD Rp 20 miliar sehingga untuk tahap pertama jumlah alokasi dana sebesar Rp 24 miliar.

"Kami optimistis tahun 2013 ini pemerintah pusat akan memberikan anggaran sisanya. Kalau hal itu terealisasi, yakin proyek terminal tipe A akan selesai dua tahun anggaran," tambahnya.

Terpisah, anggota badan anggaran DPRD Klaten, Drs Sri Widodo mengatakan, apa yang diharapkan Pemkab Klaten kucuran dana dari pusat ternyata meleset dari pengajuannya. Pembangunan terminal baru tipe A yang semula mengandalkan anggaran APBN penuh kenyataannya tak terwujud.

"Dari pusat yang turun tahun 2012 hanya Rp 4 miliar. padahal, terminal lama sudash dibongkar," ujarnya.

Karena itu, mau tak mau anggaran Rp 20 miliar harus ada. Kalau tidak, pembangunan terminal baru akan molor dan dampaknya warga kesulitan. Sehubungan itu, dia berharap dana Rp 20 miliar tidak disia-siakan. Dalam artian, segera digunakan membangun terminal dan memberikan kontribusi ke pendapatan asli daerah dari sektor retribusi. (Anto)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved