Tonase Berlebihan, Ratusan Truk Pengangkut Galian Golongan C Ditilang INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Tonase Berlebihan, Ratusan Truk Pengangkut Galian Golongan C Ditilang

Tonase Berlebihan, Ratusan Truk Pengangkut Galian Golongan C Ditilang

Ditulis Oleh redaksi Kamis, 31 Januari 2013 | 17.15

Salah satu truk pengangkut bahan galian golongan C yang terkena razia (Foto:Sumanto)
KLATEN - INDEPNEWS.Com ; Ratusan sopir truk pengangkut bahan galian golongan C yang melintas di jalan raya wilayah Kabupaten Klaten, dirazia dan ditilang, oleh Satlantas Polres Klaten. Razia yang digelar di beberapa tempat yang berbeda, petugas menindak tegas sopir truk galian C yang membawa muatan melebihi aturan yang berlaku.

Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru S melalui Kasatlantas AKP Kurniawan Ismail, menjelaskan, razia itu dilakukan untuk menertiban muatan truk pasir agar tidak melanggar batas yang sudah ditentukan. Kendati demikian, dalam razia itu, banyak sopir truk yang menghindar. Mereka memilih berhenti dan menunggu razia selesai dilakukan. “Untuk sopir yang terjaring razia, langsung diberikan penindakan tilang. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera,” ujar AKP Kurniawan.

Lebih lanjut disebutkan, kendati sudah berkali-kali melakukan razia serupa, namun sopir truk tetap nekat membawa muatan yang melebihi aturan. Oleh sebab itu, Kurniawan mengaku akan segera berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait untuk mengefektifkan razia yang dilakukan.

Pihaknya, akan tetap melakukan razia sampai sopir truk dapat mentaati batas muatan yang mereka bawa. Sebab, muatan yang berlebihan, selain rawan terjadi kecelakaan dan kemacetan, membawa muatan melebihi batas yang diperbolehkan bisa merusak infrastruktur jalan.

Sementara itu, beberapa pengguna jalan selain truk pengangkut bahan golongan C mengaku senang dengan diadakannya razia yang dilakukan oleh Satlantas Polres Klaten. Sebab, kondisi Jl Raya Jogja-Solo sepanjang Prambanan-Delanggu mengalami kerusakan akibat truk yang membawa muatan melebihi tonase tersebut. Warga berharap, razia tersebut bisa memberikan efek jera kepada para sopir truk.

Menurut seorang pengguna jalan warga Kalikotes Wawan (40), akibat truk pasir yang membawa muatan berat, jalan sepanjang Prambanan-Delanggu mengalami kerusakan. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini membahayakan pengendara.

Di sisi lain, mengetahui ada razia tonase galian C di Sub Terminal Delanggu, sopir truk pengangkut pasir memilih berhenti dan menghindar. Alhasil, kejadian ini membuat antrian cukup panjang di pinggir jalan. Tidak tanggung-tanggung, antrian ini terjadi hingga tiga kilometer, mulai dari pertigaan Besole Ceper hingga sebelum lampu merah Sub terminal Delanggu. (Anto)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved