SUKOHARJO - INDEPNews ; Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, terus berusaha keras untuk
mensejahterakan rakyatnya. Pasalnya, jumlah warga miskin tercatat masih berjumlah
sekitar 300 ribu lebih. Berdasarkan, data di Dinas Pekerjaan Umum (DPU)
Kabupaten Sukoharjo, sebanyak 390 ribu warga menempati rumah tidak layak huni.
Kepala DPU Sukoharjo, Ir. A Antonius Bambang Haryanto kepada Independent
News Online, Selasa (12/6) mengatakan, Pemkab masih harus berjuang keras
mengentaskan kemiskinan. Utamanya, membangun rumah warga yang tidak layak huni.
Pasalnya, jumlahnya masih cukup banyak mencapai 390 ribu lebih.
Melihat kondisi seperti itu, Pemkab Sukoharjo lewat Bupati Wardoyo
Wijaya terus melakukan berbagai terobosan, meminta bantuan ke pemerintah pusat
untuk pemugaran rumah. Usaha yang dilakukan, akhirnya mendapatkan hasil dari
Kementrian Perumahan dan Kementrian Sosial.
Lewat kementrian Perumahan, tahun 2011 Sukoharjo mendapatkan bantuan
pemugaran rumah, untuk Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) di Kecamatan Bulu. Bantuan
pemugaran rumah yang rata-rata mendapat bantuan Rp 6 juta, untuk 1758 unit
rumah. Belum lagi, bantuan pemugaran rumah dari Kementrian Sosial, paparnya.
Untuk tahun 2012, imbuh Anton, Pemkab Sukoharjo juga akan mendapatkan
bantuan pemugaran rumah RLTH di Kecamatan Kartasura dan Kecamatan Tawangsari.
Saat ini, sedang dilakukan pendataan oleh Tim Unit Pelaksana Teknis (UPT), PU
dan Kementrian Perumahan. Menurut rencana, Pemkab Sukoharjo, akan mengajukan 4000
unit rumah untuk dipugar, imbuhnya. (Sutarmin DS, SH).


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !