Demo Tolak Mahalnya Pendidikan Nyaris Ricuh INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Demo Tolak Mahalnya Pendidikan Nyaris Ricuh

Demo Tolak Mahalnya Pendidikan Nyaris Ricuh

Ditulis Oleh redaksi Rabu, 20 Juni 2012 | 08.10

KLATEN - INDEPNews ; Unjuk rasa Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Klaten Selasa(19/6), yang berlangsung di DPRD Klaten nyaris ricuh. Kericuhan ini terjadi karena puluhan demonstran merasa terlecehkan dengan hanya ditemui oleh wakil ketua komisi IV DPRD Klaten, Nurcholis Madjid, saat audiensi dilakukan.

Berdasar pantauan, aksi unjuk rasa ini dimulai pukul 10.00 Wib. Setelah berkumpul, mereka kemudian melakukan longmarch dari alun-alun Klaten hingga kantor DPRD Klaten yang berjarak 1,5 kilometer. Sepanjang perjalanan, peserta unjuk rasa melakukan orasi bergantian menuntut Bupati Klaten Sunarna untuk bertanggungjawab atas biaya pendidikan di Klaten yang semakin mahal.

“Kalau sudah ada dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS), kenapa masih harus ada pungutan biaya lagi. Ini jelas membebani kami selaku walimurid,” ujar koordinator aksi, Yanti Susanti, dalam perjalanan.

Sesampainya di gedung DPRD Klaten, peserta demo langsung menuju ruang rapat paripurna. Akan tetapi, di tempat tersebut mereka harus menelan kekecewaan. Pasalnya, harapan untuk bisa beraudiensi dengan pimpinan dewan tidak terlaksana dan mereka hanya ditemui oleh wakil ketua komisi IV DPRD Klaten, Nurcholis Madjid.

“kalau hanya ditemui satu orang tidak akan berdampak pada perubahan kebijakan. Lebih  baik tidak ada audiensi kalau hanya ditemui satu orang anggota dewan, kami ingin ditemui ketua DPRD dan bupati,” tegas seorang peserta aksi, Abdul Muslih.

Tanpa banyak bicara lagi, puluhan massa demonstrasi tersebut langsung keluar dari ruangan dan berlari menuju kantor DPRD untuk melakukan sweeping terhadap anggota dewan lainnya. Akan tetapi, baru sampai di depan pintu masuk, kedatangan mereka sudah dihadang puluhan anggota polisi dan Satpol PP.

“Pertemukan kami dengan anggota dewan yang ada di dalam ruangan. Atau kami tidak akan berhenti,” papar seorang peserta lainnya, Hardi.
Setelah mendapat kepastian akan ditemui oleh beberapa anggota dewan dan pejabat dari dinas pendidikan, pengunjuk rasa akhirnya mundur dan kembali ke dalam ruang rapat paripurna.

Dan tak lama kemudian, pengujuk rasa yang sudah mulai habis rasa sabarnya ditemuui oleh beberapa anggota dewan dan pejabat dinas pendidikan untuk melakukan audiensi.

“Saat ini kami sedang menyelesaikan draft raperda pendidikan. Dalam waktu dekat draft tersebut akan kami serahkan ke DPRD untuk segera dibahas,” ujar kepala Disdik Klaten, Sunardi MM. (Sumanto)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved