![]() |
| Mahapatih Tedjowulan (tengah) ketika menuju acara Jumenengan PB XIII
Hangabehi di Keraton Kasunanan yang diadakan, Jumat (15/6) siang tadi diiringi segenap pendukungnya. (Foto: Zaenal Huda) |
SURAKARTA - INDEPNews ; Kendati acara Jumenengan Raja Kasunanan Surakarta PB Hangabehi XIII dalam
suasana tegang. Namun seluruh acara yang digelar sejak pukul 09.00 hingga menjelang
salat Jumat berjalan lancar. Bahkan terlihat sekali penjagaan aparat keamanan
dari Polresta Surakarta
demikian ketat di lokasi Jumenengan.
Namun demikian, saat Sinuhun PB XIII tengah duduk di dampar kencana Sasana Sewaka. Sempat terjadi kericuhan. Hal itu dipicu adanya tarik menarik antara GRAy Rumbai dengan pamannya Gusti Pangeran Haryo (GPH) Madukusuma, yang semula menghendaki duduk di depan dampar kencana. Namun dihalang-halangi GRAy Rumbai. Karuan saja, kejadian tersebut sempat membuat suasana jumenengan menjadi gaduh. Bahkan, sejumlah abdi dalem yang semula hendak melerai. Langsung didamprat para cucu Sinuhun PB XII itu. Beruntung kericuhan itu tak lama berjalan. Menyusul sejumlah aparat kepolisian yang ikut menenangkan suasana.
Sebelumnya, di depan pintu gerbang Srimanganti, detik-detik menjelang jumenengan Sinuhun PB XIII sempat dalam suasana tegang. Pasalnya, isu jumenengan tanpa Mahapatih Tedjowulan sempat menguat. Hal itu ditandai dengan ketatnya penjagaan dari pihak Pakasa atas nama Dewan Adat, yang sempat menutup pintu gerbang. Sejumlah, wartawan yang terlanjur masuk ke dalam keraton, terpaksa tidak bisa keluar lagi lantaran ketatnya penjagaan menjelang acara jumenengan tersebut.
Bahkan, Kapolresta Solo AKBP Asjima'in sempat menggedor-gedor pintu gerbang Sri Manganti agar dibukakan sehingga Mahapatih Tedjowulan bisa memasuki keraton. Hingga akhirnya, Tedjowulan berhasil masuk dan mengikuti seluruh prosesi jumenengan. Keberangkatan Mahapatih Tedjowulan sendiri, sebelumnya tidak dari dalem Kasentanan. Seperti adat kebiasaan. Namun dia justru berangkat bersama rombongan dari Sasana Mulyo. Dalam rombongan itu antara lain terdapat GPH Madukusumo, GPH Dipokusumo, GRAy Ratu Alit, BRAy Mooryati Soedibyo, Nina Akbar Tanjung dll. (Nal)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !