KLATEN - INDEPNews ; Jumlah pecandu Narkoba di Kabupaten
Klaten dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Dari catatan Pimpinan Cabang
(DPC) Gerakan Nasional Anti Narkoba (GRANAT) Klaten, angka kenaikan mencapai 1%
- 2% per tahun.
Keterangan yang
dihimpun menyebutkan, mulai dari tahun 2010 kenaikan penyalahgunaan Narkoba di
Klaten rata-rata mencapai 1% per tahun. Kemudian pada tahun 2011, jumlahnya meningkat menjadi
2%. Sedagkan untuk tahun 2012, masih dalam pendataan.
“Ini sangat
memprihatinkan, terlebih kini mulai merambah dikalangan remaja. Indikasi
kondisi di lapangan, dari rata-rata 10 orang, tiga diantaranya pecandu,” jelas
Ketua DPC GRANAT Klaten, Joko Yunanto saat ditemui wartawan usai apel
peringatan Hari Anti Narkotika International (HANI), Selasa (26/6).
Joko
menambahkan, penyalahgunaan Narkoba kebanyakan disebabkan oleh faktor
lingkungan. Dari survey yang dilakukan, temuan terbanyak ada di wilayah Klaten
Kota. Untuk itu, Joko mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk
bersama-sama memerangi Narkoba dalam masyarakat.
“Bukan
hanya aparat yang harus bertindak tegas. Semua elemen juga wajib melakukan
tindakan nyata untuk memeranginya,” papar Joko.
Disisi
lain, dalam empat tahun terakhir, kasus Narkoba yang ditangani oleh Sat Narkoba
Polres Klaten juga mengalami peningkatan. Bila pada tahun 2009 ada 12 kasus dan
23 tersangka, pada tahun 2010 ada 15 kasus dengan 24 tersangka.
Sementara
untuk tahun 2011 ada 17 kasus dengan 18 tersangka.
“Sedang
tahun tahun 2012, hingga pertengan tahun ini baru ada 4 kasus 8 tersangka,”
jelas Kasat Narkoba AKP Y Riyanto mewakili Kapolres Klaten AKBP Kalingga RR. (Sumanto)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !