Puluhan Warga Pabelan Geruduk DPRD Tuntut Pembebasan Kadesnya INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Puluhan Warga Pabelan Geruduk DPRD Tuntut Pembebasan Kadesnya

Puluhan Warga Pabelan Geruduk DPRD Tuntut Pembebasan Kadesnya

Ditulis Oleh redaksi Sabtu, 11 Mei 2013 | 18.57

Ilustrasi pendemo (Dok : Redaksi)
SUKOHARJO - INDEPNEWS.Com ; Puluhan warga Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura menggeruduk Kantor DPRD Sukoharjo, Sabtu (11/5). Kedatangan sekitar 50 orang warga Pabelan, menuntut dibebaskannya mantan Kepala Desa (Kades) Pabelan Bambang Margono yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana Sutet (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) Desa Pabelan oleh Kejaksaan Negeri Sukoharjo.

Warga yang sebelumnya menggelar konvoi dari Desa Pabelan tersebut, kemudian membentangkan sejumlah spanduk dan berorasi di halaman Kantor DPRD Sukoharjo. Dalam orasinya, warga menuding ada pihak-pihak yang sengaja menjebak Bambang Margono dalam perkara korupsi dana Sutet tersebut.

Koordinator aksi, Arif Komarudin,  menuding kasus yang menyeret mantan Kades Pabelan Bambang Margono tersebut merupakan rekayasa. Warga meyakini, jika Bambang Margono dijebak dalam hal pendanaan kompensasi Sutet. Warga percaya jika Bambang Margono tidak menerima aliran dana tersebut dan hanya menandatanganinya.

“Ada aktor di balik kasus ini. Terseretnya mantan Kades kami adalah karena rekayasa akibat like and dislike terkait Pilkades beberapa waktu lalu. Kami di sini meminta DPRD sebagai wakil kami untuk menjembatani aspirasi kami,” tegas Arif.

Ditambahkan, warga Pabelan pernah berencana menghimpun iuran untuk mengganti kerugian akibat dana kompensasi Sutet tersebut, agar status Kepala Desa Pabelan bisa ditangguhkan. Namun, upaya itu tidak jadi dilaksanakan mengingat yang bersangkutan tidak bersedia menerima rencana iuran warga.

“Kami pernah berencana menggalang iuran untuk mengganti kerugian kompensasi Sutet sebesar dua kali lipatnya Rp 53 juta, agar Pak (mantan) Kades bisa menjalani penangguhan penahanan. Namun, upaya itu ditolak oleh Pak Margono dengan alasan Ia tidak pernah menerima dana tersebut. Katanya, mengapa tidak menerima uangnya, harus mengganti,” ujar Arif.

Warga Pabelan mendesak dibebaskannya Bambang Margono yang jelas tidak bersalah. Jika tidak, warga meminta penegakan hukum terkait kasus Sutet tersebut tidak hanya dilakukan di Desa Pabelan, melainkan di desa sekitar yang juga dilalui aliran Sutet dan menindaklanjuti sejumlah pihak yang terlibat dalam praktek korupsi tersebut.

Setelah berorasi dan diterima anggota DPRD, puluhan warga Pabelan membubarkan diri. Sepanjang jalan, warga masih bereteriak menuntut pembebasan mantan Kadesnya. (Armin)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved