![]() |
Ratusan Satpol PP dan Linmas saat mengikuti
pelatihan (Foto : Sutarmin)
|
“Untuk Tupoksi anggota Satpol PP ada SOP nya, banyak yang belum memahami, termasuk prosedur utama dalam penegakan perda adalah pendekatan persuasif. Setiap penegakan dan penertiban perda harus diawali langkah persuasif, namun bila eskalasi meningkat otomatis bisa meningkatkan prosedur pengamanan dengan melibatkan instansi lain,” ungkap Edi.
Ditambahkan, idealnya setiap Pemkab atau Pemkot mempunyai tim khusus yang terdidik dari kalangan Satpol PP sebagai tim negosiator. Idealnya memang harus ada tim negosiator khusus. Kalau dikepolisian yang terdepan ada Polwan dan di Satpol harusnya juga bisa. Ada prosentase formasi untuk satpol wanita tapi memang belum dilaksanakan sesuai aturan karena keterbatasan pemerintah daerah masing-masing.
Pihaknya berharap Satpol PP menjadi garda terdepan dalam pengamanan perda dan segala kebijakan pemerintah daerah, dengan mendapat pengetahuan dan bekal yang cukup. Dengan demikian, setiap ada permaslahan, Satpol PP bisa tampil di depan, harapnya. (Sutarmin)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !