![]() |
| Ilustrasi korban meninggal dunia (Dok : Redaksi) |
Saat ditemukan Jasad korban dalam keadaan telungkup dan masih membawa pupuk Ponska di persawahan. Diduga kuat korban meninggal akibat serangan jantung, menyusul keterangan dari pihak keluarga korban beriwayat memiliki penyakit jantung.
Informasi yang berhasil dihimpun, jasad korban ditemukan di sawah oleh sang anak bernama Bagiyo (35). Sebelumnya, korban berangkat ke sawah sekitar pukul 10.30 WIB pagi dan berpamitan akan memupuk sawah. Namun hingga pukul, 17.45 WIB sore, korban belum pulang kerumah dan oleh keluarga dilakukan pencarian.
Saat ditemukan korban sudah meninggal dalam keadaan telungkup di sawah dengan mengalami luka terkelupas kulit arinya di bagian punggung, kaki bagian belakang, tangan bagian belakang, diduga tersengat panas matahari.
Kapolsek Bendosari AKP Priyono membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya yang mendapatkan laporan langsung melakukan olah TKP. Jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD Sukoharjo untuk diautopsi. Dari hasil outopsi tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Korban meninggal diduga kuat akibat penyakit jantung yang dideritanya. Saat ini, jasad korban telah diserahkan ke pihak keluarga.
“Dari hasil penyelidikan dan proses autopsi di RSUD Sukoharjo, tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan. Disimpulkan korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya kambuh. Hal itu dikuatkan oleh keterangan keluarga korban. Saat ini jenasah sudah kita serahkan ke pihak keluarga,” ujar AKP Priyono, Rabu (26\6). (Sutarmin)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !