![]() |
| Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo |
“Kesejahteraan masyarakat jadi prioritas pembangunan,” katanya. Menurut dia, prestasi itu tidak datang secara instan. Dia mengklaim selama ini mengedepankan pelayanan masyarakat. Dia ingin masyarakat sehat, terdidik, dan menciptakan lapangan pekerjaan.
“Saya selalu tekankan, birokrat harus jadi pelayan. Pelayanan kepada masyarakat harus jadi andalan,” katanya. Jadi jika ketiga hal dasar itu, sudah dipenuhi, kata dia, masyarakat akan hidup secara mandiri dan bebas dari kemiskinan.
Dia juga mengatakan, selain penghargaan kota terbaik, Surakarta sudah berulang kali mendapatkan penghargaan Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan. “Kami juga mendapat predikat WTP (wajar tanpa pengecualian) dari Badan Pemeriksa Keuangan Semarang. Tahun ini sudah ketiga mendapatkan WTP,” ujarnya.
Dia mengakui masih banyak kekurangan dalam penyelenggaraan birokrasi. Tapi paling tidak sudah ada perbaikan. Sementara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Surakarta, Sukasno, menilai ada beberapa hal yang harus dibenahi. “Yang paling utama kebersihan. Kita sudah sangat lama tidak meraih Adipura,” kata dia.
Misalnya, dalam pelayanan program pemeliharaan kesehatan masyarakat harus dilakukan verifikasi dan pembaruan data tiap tiga bulan sekali. Dan dia meminta pemerintah kota berkonsentrasi menjadikan Surakarta lebih bersih dan lebih tertata, juga tidak cepat puas dengan penghargaan yang sudah diraih. “Agar data pengguna kartu selalu valid,” ujar Sukasno.
“Perekonomian seseorang bisa berubah dalam satu tahun. Jadi harus didata tiga bulan sekali,” kata dia. Dengan demikian, tidak ada lagi yang tidak berhak mendapatkan pengobatan gratis dengan kartu PKMS Gold mengakhiri. (SK)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !