![]() |
| Tanpak reruntuhan genting dan police line (jko) |
Pengrusakan Balai Desa, yang tidak diketahui jumlah orangnya tersebut dilakukan pada pukul 20.45 pada hari Senin (30/6). "Pada waktu itu bertepatan dengan acara rapat pilkades ulang, tetapi hampir selesai rapat tiba-tiba ada suara lemparan kearah balai yang mengakibatkan genting dan kaca balai pecah," ujar Anggota Panitia Pilkades Desa Dlingo, Sartono saat ditemui ditempat kerjanya, kemarin.
Dikatakan Sartono, terkait pengrusakan Balai Desa itu meliputi kerusakan pada genting tempat parkir dan sejumlah kaca-kaca candela balai tersebut, sangat disayangkan. Sebab, pengrusakan itu jelas akan menambah suasana tidak kondusif dengan pemilihan pilkades yang akan diulang lagi. "Saya nggak tau persis tindakan mereka, tuntutan mereka. Hal seperti ini kali pertama terjadi di desa kami, pilkades sebelumnya tidak ada tindakan anarkis seperti ini," jelasnya.
Hal yang sama diutarakan oleh panitia pilkades Tukimen, perbuatan
anarkis tersebut sungguh disayangkan. Pasalnya, pengrusakan itu justru akan mempengeruh suasana baru. "Jumlah yang mempunyai hak pilih sekitar 2.806 orang sedang pemegang Kartu Keluarga (KK) sebanyak 1.341," tandasnya.
Ditambahkan Tukimen, mudah-mudahan apabila diselenggarakan pilkades lagi nantinya bisa berjalan dengan lancar. "Bahkan anggaran untuk pilkades tersebut sudah tidak ada, dan biaya itu nanti ditanggung oleh pihak Pemkab Boyolali," pungkasnya (jko).


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !