![]() |
| Ilustrasi kegiatan MOS (Ren) |
“Jadi pelaksanaan MOS di sekolah-sekolah harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi bulan puasa. Jangan sampai menguras tenaga dan lainnya yang menyebabkan puasanya batal,”ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Ahmad Shadik, M.Si kepada wartawan di kantornya, Senin (15/07).
Kemudian, tegas H. Shadik, dilarang melakukan hukuman badan dengan memerintahkan diluar kemampuan siswa dan sebagainya. Yang jelas MOS harus lebih mengedepankan kepada pembinaan mental. Bukan kemudian dilakukan tanpa manusiawi.
Sebab, pada dasarnya kegiatan MOS untuk memperkenalkan siswa dengan sekolah, bagaimana komunikasi dengan guru, dengan kakak kelas, teman sekelas dan sebagainya, sehingga calon siswa baru bisa menyesuaikan diri dengan tata tertib dan aturan yang ada di sekolah yang bersangkutan.
Untuk selanjutnya, pada tanggal 18 Juli 2013 hingga 03 Agustus 2013 kegiatan sekolah dilaksanakan efektif vakultatif, dengan memperbanyak kegiatan pendidikan keagamaan, seperti tadarus, ceramah agama, kepemimpinan dan sebagainya. (Ren)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !