![]() |
| Ferry Mursyidan Baldan (PN-o250) |
Langkah yang dilakukan PD itu dianggap Ketua Bapilu Partai NasDem Ferry Mursyidan Baldan sebagai ajang menculik tokoh-tokoh partai. Alasannya, tokoh yang mengikuti konvensi harus mundur dari partai asalnya dan masuk PD.
Dengan syarat itu, kata Ferry, konvensi itu terkesan menjadi cara merekrut tokoh parpol lain. ''Harusnya kalau konvensi itu untuk mencari capres yang akan diusung Partai Demokrat kan tidak perlu mensyaratkan mundur," ujar Ferry saat dihubungi, Senin (29/7).
Namun, jika Endriartono tertarik mengikuti konvensi, maka Partai NasDem tidak akan menghalanginya, dengan syarat dan konsekuensi yang cukup tegas. Menurut Ferry, syarat bagi tokoh yang mengikuti konvensi capres PD terlampau berat, karena yang bersangkutan harus mundur dari NasDem.
Maka dalam hal itu, DPP Partai NasDem sepenuhnya akan mengembalikan pilihan itu kepada Endriartono yang saat ini menjabat Ketua Dewan Pembina Partai NasDem. "Intinya kami tidak pernah menghalangi. Tapi tentu ada konsekuensi," kata Ferry.
Hingga saat ini sudah ada empat nama yang mencuat akan mengikuti konvensi itu, yakni mantan KSAD Jenderal Purn TNI Pramono Edhie Wibowo, Ketua DPD Irman Gusman, Dubes untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.
Demokrat pun memperkirakan dua kandidat lainnya, seperti mantan Menhukham Yusril Ihza Mahendra dan Endriartono Sutarto. Partai Demokrat sendiri telah membentuk komite konvensi yang terdiri 16 tokoh, yakni sebanyak 9 orang dari luar partai dan 7 orang dari internal partai. [PN-o250]


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !