Resepsi Yadnya Kasada Sangat Meriah INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Resepsi Yadnya Kasada Sangat Meriah

Resepsi Yadnya Kasada Sangat Meriah

Ditulis Oleh redaksi Rabu, 24 Juli 2013 | 09.54

 Penampilan Sendra Tari Roro Anteng dan Joko Seger (y0n)
PROBOLINGGO - INDEPNEWS.Com : Sendra Tari Roro Anteng dan Joko Seger yang mengisahkan tentang asal-usul digelarnya upacara Yadnya Kasada oleh Suku Tengger pada tiap tanggal 15 bulan ke-12 kalender Saka memeriahkan Resepsi Yadnya Kasada yang digelar di Pendopo Agung Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura, Selasa (23/7) malam.

Penampilan Sendra Tari Roro Anteng dan Joko Seger kali ini didukung oleh para pemeran dari Universitas Negeri Surabaya, Sekolah Tinggi Karawitan Surabaya dan siswa-siswi SMP Negeri 1 Sukapura.

Resepsi yang digelar untuk memberikan penghormatan pada pelaksanaan  upacara Yadnya Kasada ini diawali dengan penampilan Tari Sri Amangkurat Ing Tengger dan Tari Sari Kusumo Probolinggo. Tari Sari Kusumo Probolinggo ini dibawakan oleh Sanggar Tari Laisa Dance Community Pasrama Dharma Agung.

Malam resepsi Yadnya Kasada tersebut juga dimeriahkan oleh Tari Asmara Ning Tengger yang menceritakan kisah asmara antara Roro Anteng dan Joko Seger. Tidak hanya itu, malam itu juga ditampilkan Panembromo oleh siswa-siswi SMK Negeri Pariwisata Sukapura. Panembromo merupakan kidungan khas masyarakat Tengger yang bercerita tentang asal mula terjadinya gunung Bromo.

Resepsi Yadnya Kasada ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Wakil Bupati Probolinggo Drs. H.A. Timbul Prihanjoko, Kapolres AKBP Endar Priantoro, Dandim 0820 Letkol Inf. Alfi Sahri Lubis, Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan Taufan Mandala dan Kepala Kejaksaan Negeri Kraksaan Elan Suherlan.

Hadir pula perwakilan dari Kementerian Parawisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H.Moch. Nawi serta sejumlah Kepala SKPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dalam sambutannya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah menyampaikan selamat merayakan Yadnya Kasada kepada seluruh warga masyarakat Tengger. Terutama kepada panitia penyelenggara yang telah memfasilitasi kebutuhan dan harapan masyarakat sehingga upacara ritual Yadnya Kasada mulai awal hingga akhir dapat berlangsung khidmat, lancar dan membahagiakan.

Menurut Bupati Tantri, karena bersamaan waktunya dengan bulan suci Ramadhan, masyarakat Tengger dengan santun telah mengatur rangkaian kegiatan pendukung Yadnya Kasada dengan tetap menghormati bulan suci Ramadhan bagi umat muslim. Kemampuan tersebut menunjukkan betapa tinggi toleransi, kepekaan sosial dan sikap saling hormat menghormati diantara umat beragama di Kabupaten Probolinggo.

“Kerukunan hidup umat beragama yang tulus ini tidak saja menjadi contoh praktek pluralisme yang baik namun juga dipercaya menjadi pilar harmonisasi kehidupan masyarakat, menjadi modal semangat untuk membangun dan mensejahterakan seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat Tengger,” jelas Bupati Tantri.

Lebih lanjut Bupati Tantri menjelaskan bahwa Bromo memang menjadi daerah tujuan wisata yang lengkap, disamping keindahan alam dan pesona matahari terbitnya, masyarakat Tengger yang ramah dan terus menjaga kesucian adat budayanya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara. “Bersama Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, kami senantiasa melakukan sinergi pengelolaan obyek wisata berskala nasional ini,” terang Bupati Tantri.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo Doddy Nur Baskoro menerangkan rangkaian kegiatan ritual Yadnya Kasada tahun 2013 dimulai tanggal 1 Juni hingga 14 Juli, dimana pemerintah desa, dukun pandita, PHDI/WHDI desa se kawasan Tengger memberikan penerangan kepada umat sekitar Yadnya Kasada.

Selanjutnya Minggu (14/7), seluruh umat dikoordinir PHDI masing-masing desa melaksanakan gotong royong untuk membersihkan Pura Luhur Poten. Lalu Sabtu (20/7), PHDI Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan serta Hindu Centre memasang penjor, umbul-umbul dan perlengkapan lainnya di Pura Luhur Poten serta melaksanakan Mendhak Tirtha (mengambil air suci) dan Makemit (menjaga air suci) dari Widodaren, Watu Closet, Madakaripura menuju Pura Luhur Poten.

Kemudian Minggu (21/7), Dukun Pandita, pemangku dan umat Hindu masing-masing desa melaksanakan Melasti dan memasang penjor, umbul-umbul di Pura Luhur Poten masing-masing desa. Lalu Senin (22/7), seluruh umat Hindu Tengger melaksanakan Piodalan atau ulang tahun di Pura Luhur Poten dan pawai obor dari desa Wonokerto ke Ngadisari. Selanjutnya Selasa (23/7) pagi Dukun Pandita, pemangku dan umat Hindu Tengger melakukan persiapan Yadnya Kasada di Pura Luhur Poten. Malamnya, dilangsungkan resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura.

Sedangkan Rabu (24/7) dini hari, mulai pukul 02.00 WIB, Dukun Pandita yang dikoordinir PHDI desa dan masing-masing desa minimal membawa 10 obor untuk membuka pintu dan pemberangkatan umat dari masing-masing kabupaten.

Sekitar pukul 04.00 WIB, prosesi memasuki tempat upacara dan peralatan ditaruh pada tempat yang ditentukan. Prosesi Yadnya Kasada sendiri dimulai pukul 04.15 WIB. Susunan acara Yadnya Kasada terdiri dari pembacaan sejarah ritual Yadnya Kasada, Pujastuti Dukun Pandita, Mulunen Dukun Pandita baru, Wayon/penutup dan melayani umat yang akan nadar serta pelaksanaan korban suci/Nglabuh di Kawah Bromo.

Sedangkan pada malam harinya, tepatnya pukul 19.00 WIB seluruh umat Hindu Tengger melaksanakan Pujan Kasada atau pemujaan kepada Sang Hyang Widhi Wasa sebagai tanda terima kasih atas terselenggaranya Yadnya Kasada tahun ini di masing-masing desa. (y0n/pblg)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved