Rupiah Melemah, Harga Minyak Dunia Meningkat INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Rupiah Melemah, Harga Minyak Dunia Meningkat

Rupiah Melemah, Harga Minyak Dunia Meningkat

Ditulis Oleh redaksi Senin, 08 Juli 2013 | 17.02

Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (PN-o250)
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Senin (8/7) pagi, bergerak melemah dipicu kembali meningkatnya harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Jumat sore bergerak melemah sebesar lima poin menjadi Rp 9.945 dibanding posisi sebelumnya Rp 9.940 per dolar AS.

"Harga minyak dunia di atas 100 dolar AS per barel akan kembali membuat investor cemas dengan masih negatifnya performa neraca perdagangan Indonesia," kata Monex Investindo Futures, Zulfirman Basir di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan kinerja rupiah juga masih dibayangi oleh kekhawatiran potensi pengurangan stimulus moneter Federal Reserve paska membaiknya kondisi sektor tenaga kerja AS.

Ekonom Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih menambahkan pasar keuangan Asia berpotensi melemah merespon perbaikan data ketenagakerjaan AS, kondisi itu memberi peluang besar dilakukan pengurangan program pengurangan stimulus keuangan.

"Sedangkan rupiah juga berpotensi melemah terhadap dolar AS, namun masih dalam penjagaan Bank Indonesia," kata dia.

Ia menambahkan pelemahan rupiah juga karena tekanan permintaan valuta asing yang besar untuk repatriasi aset seperti pembagian deviden, keuntungan dari pemodal asing, pembayaran utang luar negeri terutama utang swasta, dan keluarnya modal asing dari pasar obligasi dan saham senilai total empat miliar dolar AS.

Ia mengatakan cadangan devisa (cadev) untuk bulan Juni juga tercatat sebesar 98,1 miliar dolar AS, turun hampir tujuh miliar dolar AS dari posisi bulan Mei sebesar 105,1 miliar dolar AS. (PN-o250)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved