![]() |
| Tempat wisata Tlatar (Jko) |
BOYOLALI
- INDEPNEWS.Com : Tempat wisata air dan pemancingan Umbul Tlatar
yang terletak di Jalan Tentara Pelajar, Desa Kebon Bimo, Kec. Boyolali
menjadi daya tarik tersendiri bagi warga rantau (pemudik,red) dari berbagai
daerah di Boyolali dan sekitarnya.
Pengunjung selain dimanjakan dengan kuliner yang siap saji, juga dimanjakan dengan aneka permainan anak.
Kepala UPT Wisata Tlatar, Wijayanti,(42), mengatakan pengunjung wisata Tlatar pada tahun ini (2013) mengalami kenaikan dibanding dengan tahun sebelumnya (2012).
"Kalau di tahun 2012, pendapatan wisata Tlatar hanya mencapai Rp 597.120.500 tetapi lebaran tahun 2013 ini bisa mencapai angka RP 630.000.000. Angka ini masih bisa naik karena saya prediksi hari Rabu dan Kamis ( Syawalan,red) pengunjung masih berdatangan," ujarnya kepada indepnews, kemarin.
Disebutkan Wijayanti, tempat wisata Tlatar yang bisa menampung 8000 orang tersebut, bisa dikatakan tempat wisata dengan tarif restribusi paling murah bila dibanding dengan tempat lainnya.
"Tarif masuk untuk hari-hari biasa perorang hanya dipunggut Rp 2400, sedangkan untuk hari raya hanya dipunggut Rp 3400 perorang. Bagi anak-anak tidak dipunggut biaya," katanya.
Kedepan Umbul Tlatar akan ada tambahan permainan yaitu outbond. Outbond tersebut rencananya akan dibagun dibelakang Umbul Tlatar dengan luas tanah 2 Hektar.
"Ya, nanti rencananya akan ada outbond, untuk permaianan itu sudah disiapkan tanah 2 Hektar. Tetapi tanah tersebut sebagian sudah dibagun dua buah kolam renang. Satu untuk dewasa satu lagi untuk anak-anak, tanah tersebut masih ada 1,5 Hektar," sebutnya.
Pengunjung wisata Tlatar, sebut saja Unik,32, warga Boyolali Kota mengungkapkan wisata Tlatar sebenarnya kurang begitu menarik. Sebab, dari dulu tidak ada perubahan dari segi fisiknya hanya saja karena ada tempat pemancingan jadi kelihatan ramai pengunjung.
"Sejak saya sekolah hingga sekarang masih seperti ini, padahal sudah 6 tahun lebih ndak ada perubahan. Padahal, kalau Tlatar ini dikelola. Dengan sungguh-sungguh seperti tempat-tempat wisata didaerah lain. Boyolali akan mempunyai tempat tujuan tempat wisata, dan warga Boyolali ndak akan pergi ketempat lain," terang Ibu dua anak itu (jko).


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !