![]() |
| Fitri, Relawan Jokowi dari Pangkalan Bun (Kalimantan Tengah), khusus datang bantu menjual kaos Jokowi dalam Rakernas PDIP baru lalu. [SM] |
Pun ketika dalam acara yang diselenggarakan Soegeng Sarjadi School of Goverment (SSG) di Hotel Four Seasons Kamis (19/9) malam, di mana Bara JP membuka lapak untuk jualan kaos di depan pintu masuk ruangan.
Vivi, yang dalam Rakernas PDIP dua pekan lalu memberikan kaos kepada Jokowi (disaksikan Megawati Soekarnoputri yang senyum-senyum), kembali mempromosikan kaos Jokowi 2014 dalam acara yang dihadiri para pengamat.
Bara JP tidak mengenal Jokowi, karena ide dasar kelompok ini adalah perubahan, bukan bermula dari fanatik Jokowi. Dalam semangat perubahan, mencari pemimpin, kemudian hanya percaya kepada Jokowi.
Jadi Bara JP tidak pernah berkomunikasi dengan Jokowi, juga tidak dengan PDIP, partai yang menjadi “pemegang saham” Jokowi. Maka tak heran kalau kantor pun tak punya, hanya numpang rapat di kantor aktivis mahasiswa 1974.
Relawan Jokowi, dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam surat perkenalan kepada Megawati, Bara JP menyebut diri sebagai nasionalis yang berserakan. Bukan siapa-siapa, tapi ada di mana-mana. Kadang, Bara JP menyebut diri sebagai “golput yang melembaga.”
***
Ketika Jokowi memasuki ruangan, tentu saja melewati tempat Vivi cs berjualan kaos. Begitu melihat Vivi di samping meja tempat kaos bergambar dirinya, Jokowi berhenti sejenak, menggeleng-gelengkan kepala sembari tersenyum.
“Lho, koq di sini juga,” kata Jokowi sembari menyalam Vivi.
Ketika Jokowi berhenti sembari senyum, Vivi sempat kaget. “Tapi itulah Pak Jokowi, dia yang menyodorkan tangan untuk menyalami saya. Enak ya pemimpin seperti itu, menyodorkan tangan kepada rakyat,” ujar Vivi kepada Media Center Relawan Jokowi, Jumat (20/9). (RJ/SM)


kami bangga liat semangat vivi .patut di tiru broo...
BalasHapusluar biasa vivi patut di acungi jempol , berkat vivi semagat perubahan tambah membahana .
BalasHapus