![]() |
| Ilustrasi : Joko Wi Harapan Masyarakat INDONESIA |
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Kelompok masyarakat yang sulit dijangkau
media sosial seperti facebook,
didekati Relawan Jokowi dengan kerjasama pengadaan naskah tulisan bersama HU Sentana
(segmen pembaca kalangan menengah ke bawah), setiap hari dimuat di halaman
satu kiri atas.
“Kehebatan kerja sama ini terletak pada sasaran pembaca Sentana
yang merupakan kelas menengah ke bawah. Kelompok pembaca ini unik dan
khas,” kata Satrio Arimunandar di Jakarta Rabu (30/10).
Satrio yang semasih wartawan Kompas dikenal luas sebagai wartawan peliput
perang, memaknai pengadaan tulisan untuk Sentana sebagai kerja sama
antar-kalangan sosial. Penulis, menyajikan bahasa yang sesuai tanpa berkesan
ilmiah atau istilah keren.
Wakil Pemred Sentana,
Helfansyah mengatakan, ia ditugaskan oleh Pemred Rukiah Rosalyna untuk menjalin
kontak dengan Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 (Relawan Jokowi, Bara JP).
Intinya, bagaimana agar komunikasi sosial berjalan lancar dan kehendak rakyat
dimenangkan.
Relawan Jokowi menyambut baik pengadaan naskah, karena banyak
penulis dan mantan wartawan yang “bercokol” di Bara JP. Relawan juga mempunyai
sumber daya penulis yang memadai, hasil kursus menulis secara gratis yang
selalu diadakan Relawan secara periodik.
“Kami juga mengadakan kursus membaca, karena membaca dan menulis
adalah ‘duet maut’ membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perubahan dan
kedaulatan,” kata Jandry Luhukay, Wakil Sekjen DPP Bara JP kepada kantor berita
gratis.
Jandry sepakat dengan Satrio, nilai penting kerja sama ini adalah
mengkomunikasikan persoalan bangsa kepada semua kalangan. “Perubahan sosial
hanya bisa terjadi apabila melibatkan semua kelas sosial. Di situ kehebatan
kerja sama ini,” kata Jandry.
Tulisan untuk Sentana, 4.000 sampai 5.000 karakter (with out
space). Tulisan bisa berupa harapan, analisis/opini, reportase, atau apa
saja tentang Jokowi dalam kapasitas capres yang dikehendaki rakyat. Siapa saja
yang mau membantu, kirim tulisan ke sihol.manullang@gmail.com.
Kini, tulang punggung pengadaan naskah adalah Dhia Prekasha
Yoedha, Satrio Arismunandar, keduanya mantan wartawan Kompas dan kini
sama-sama menjadi redaktur senior majalah Aktual. Youdha adalah pendiri
Aliansi Jurnalistik Independen (AJI).
Kemudian Sihol Manullang, Sujud Swastoko, Aa Sudirman, Saha Tua
Saragih, keempatnya mantan wartawan Suara
Pembaruan (SP). Juga Roso
Daras, eks wartawan Jayakarta,
yang dulu grup SP. Saiful W Harahap, dan Semy Havid, keduanya eks Mutiara,
yang dulu grup SP.
Prof Dr Rahardi Ramelan (mantan Memperindag), akan membantu
Relawan Jokowi dari sudut pandang ekonomi. Rahardi akan menulis ekonomi
kerakyatan yang perlu diperhatikan Jokowi jika kelak sudah menjadi Presiden RI.
Kalangan akademi juga mendukung Relawan dalam pengadaan naskah.
Antara lain Dr Thomas Sunaryo, Iqrak Sulhin, keduanya dosen FISIP UI. Beberapa
guru besar di Institut Pertanian Bogor (IPB), akan turut membantu sosialisasi
Jokowi.
Setelah dimuat dalam koran cetak Sentana, tulisan juga akan dimuat dalam sentanaonline.com dan kantor berita gratis yang dikelola
Relawan Jokowi, baranews.co.
Pemuatan tulisan di Sentana, dimulai sejak Jumat (25/10).
Bila berminat mendukung Jokowi, isi petisi di baranews.co, bergabung
dengan grup https://www.facebook.com/groups/jokowipresiden7/ yang beranggotakan 304.500 orang. (RJ)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !