![]() |
| Gunawan Muhammad, Jusuf Kalla, dan Azwar Abubakar berkeliling melihat foto yang dihasilkan oleh fotografer di daerah bencana yang dikemas dalam buku Sinabung Kelud Calling (Foto : HA) |
JK dan Azwar yang mengenakan batik lengan panjang mengobrol santai bersama Gunawan Muhammad dengan gaya santainya di sebuah ruangan sebelum ketiganya memberikan kata sambutan. Kemudian di ruangan yang disetting dengan tata cahaya redup, Gunawan memulai kata sambutannya dengan intermezo. Ia mengatakan sound system ruangan pameran agak menggema, karena kain yang biasanya melapisi ruangan dilepas. Hal itu, kata Gunawan diketahui dari obrolan bersama JK tentang tata suara ruangan.
"Maaf Pak JK agak menggema," tuturnya.
Gunawan menyebutkan kepekaan JK yang juga Ketua DMI tentang penataan suara berasal dari kegiatan JK memperbaiki tata suara dan akustik di seluruh masjid.
"Pak JK ini mengurusi akustik seluruh masjid di Indonesia," ucapnya yang membuat suasana cair.
JK yang juga diminta memberikan sepatah kata mengomentari karya yang dihasilkan oleh 61 fotografer dari berbagai media dan juru kamera profesional itu. Fotografi bencana, kata JK, memberikan dua informasi penting yaitu penderitaan dan solidaritas kemanusiaan. Melalui foto bencana, masyarakat bisa melihat penderitaan korban yang selanjutnya menumbuhkan solidaritas sesame manusia.
“Jadi ada dua yaitu penderitaan dan solidaritas,” tukasnya.
Yang lebih penting, menurut JK, adanya informasi dari gambar-gambar yang diambil di daerah bencana menimbulkan solidaritas yang menghasilkan solusi untuk mengatasi penderitaan.
“Yang terpenting adalah solusi untuk mengatasi penderitaan,” pungkas JK.
Usai memberikan sambutan, JK, Gunawan Muhammad, dan Azwar Abubakar berkeliling melihat-lihat foto dan dengan akrabnya sesekali membincangkan objek jepretan sang Fotografer.
Sebelum beranjak dari lokasi pameran, JK membeli hasil karya foto milik Thomas S Meliala berjudul "Jeraya Village, Simpang Empat, Karo, North Sumatra" dalam lelang amal untuk anak korban bencana yang putus sekolah. Thomas adalah fotografer lepas yang meninggal akibat letusan Gunung Sinabung, Sabtu (1/2). [HA]


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !