![]() |
| Ketua Umum DMI M. Jusuf Kalla saat menghadiri Silaturahim Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Jakarta Timur di Masjid Raya Al-Azhar Jaktim [HA] |
Dalam sambutannya, JK mengatakan jumlah masjid dan mushola di seluruh Indonesia sekitar 800 ribu, jadi di setiap 250 orang ada satu tempat ibadah. Dengan jumlah sebanyak itu, harusnya masjid mempunyai fungsi memakmurkan umat.
"Ada sekitar 800 ribu masjid dan mushala di Indonesia, jadi di setiap 250 orang (umat Islam) ada satu tempat ibadah," tukas JK.
"Jadi harus bisa dimakmurkan dan memakmurkan," tambahnya.
Menurut JK, ada dua hal kebaikan yang dilakukan di dalam masjid, yaitu kebaikan untuk dunia dan akhirat.
"Di setiap doa, selalu dipanjatkan rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah waqina azabannar. Untuk mendapatkan kebaikan di akhirat, harus baik terlebih dahulu di dunia," seru JK.
JK yang mengenakan kopiah hitam berujar, gerakan untuk kebaikan dunia dan akhirat terus di dorong di lingkungan masjid. Caranya dengan menjadikan masjid sebagai pusat peribadatan, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
Pusat ekonomi, kata JK salah satunya adalah memperbanyak muzaki atau jumlah orang yang membayar zakat. Pengelolaan zakat, lanjutnya lebih baik diserahkan pada bank (syariah) yang berpengalaman mengelola dana. JK menuturkan dewasa ini, harus lebih banyak bank yang mendekat ke masjid.
"Jadi perlu lebih banyak bank lagi yang mendekat (bekerjasama) dengan masjid," katanya.
Sebagai Ketua DMI, JK memang selama ini menggencarkan kerjasama masjid dengan perbankan agar mempermudah muzaki membayarkan zakatnya. Tujuannya adalah semakin banyak kontribusi umat Islam dalam pembangunan. Menurut JK, perlu lebih banyak lagi pengusaha muslim di Indonesia. Dengan banyaknya umat muslim yang jadi pengusaha, maka lebih banyak zakat untuk memajukan perekonomian selain dari pajak.
Dalam acara yang diadakan atas kerjasama Masjid Raya Al Azhar dengan Bank CIMB Niaga Syariah itu, hadir pula Walikota Jakarta Timur Krisdianto. Sekitar 300 jamaah mendengarkan ceramah JK dengan seksama. (HA)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !