Galang Kiai dan Santri di DIY, Cak Imin: Jokowi-JK Harus Menang Mutlak INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Galang Kiai dan Santri di DIY, Cak Imin: Jokowi-JK Harus Menang Mutlak

Galang Kiai dan Santri di DIY, Cak Imin: Jokowi-JK Harus Menang Mutlak

Ditulis Oleh redaksi Jumat, 27 Juni 2014 | 19.52

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar Galang Kiai dan Santri di DIY, Jokowi-JK Harus Menang Mutlak (Foto: Bagus Kurniawan/detikcom)
YOGYAKARTA - INDEPNEWS.Com : Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar menargetkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menang mutlak dalam pilpres 9 Juli 2014 nanti.

Oleh karena itu, dia meminta para kiai kampung, anggota laskar santri dan warga ahlus sunnah wal jamaah se-DIY bekerja keras untuk memenangkan pasangan nomer urut dua.

"Jangan menang tipis, tapi menang mutlak," kata Muhaimin di hadapan para kiai kampung dan anggota laskar santri dalam acara silaturahmi Kiai Kampung se-DIY di Ponpes Al Munawwir, Krapyak, Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, (27/6/2014) sore.

Menurutnya saat ini Jawa Tengah dan Jawa Timur yang merupakan basis PKB, basis NU dalam keadaan solid. Dirinya yakin warga PKB dan NU akan mendukung dan memenangkan Jokowi-JK.

Dia kemudian bercerita pengalamannya bersama KH Azis Mansyur mengapa PKB memutuskan mendukung Jokowi-JK. Selama hampir 1,5 bulan dia terus mengamati berbagai survei yang dilakukan beberapa lembaga.

"Saya kebagian yang menganalisa hasil survei di lapangan. Sedangkan Kiai Aziz yang urusan langit dan ternyata hasilnya cocok," ungkap dia.

Menurut Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar, Jokowi adalah bagian kenyataan masyarakat sehari-hari atau bagian dari kehidupan sehari-hari. Jokowi adalah orang kampung yang tidak mempunyai jarak dengan masyarakat. Hal seperti itu sesuai dengan harapan masyarakat yakni ingin ada perubahan.

"Insya Allah tidak ada jarak dengan kita. Dia figur yang mampu menggerakkan potensi di masyarakat. Selama menjadi walikota di Solo dan gubernur DKI Jakarta, dia tidak berlama-lama di kantor tapi selalu di lapangan atau terjun langsung ke masyarakat," katanya.

Dia menambahkan pada awalnya ngotot untuk mencalonkan Mahfud MD. Namun ternyata hasil survei Jusuf Kalla di luar Jawa elektabilitasnya tinggi dan lebih tinggi dibanding Mahfud MD.

"Selain itu, pilihan ke Jusuf Kalla karena zakat mal-nya yang besar ke NU, PWNU dan lain-lain lebih besar. Kalau saya dan Pak Mahfud belum banyak," katanya. (Bagus Kurniawan/detikNews)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved