![]() |
| Jajaran kader partai koalisi pendukung pasangan Jokowi-JK poto bersama saat deklarasi (Foto:Joko Larsono) |
Tim Penasehat Koalisi Pemenangan Jokowi-JK se-Kecamatan Tulung, Suwandi Dwijo Martono dalam sambutannya mengatakan mari bersatu padu menyukseskan pemilu 2014 dan mendukung sepenuhnya serta memenangkan pasangan Jokowi-JK.
“Kami berpandangan bahwa sekarang ini yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin, tidak ada bedanya dengan pemerintahan sebelumnya. Mari kita loloskan pasangan nomer 2,” ujarnya dihadapan simpatisan pasangan Jokowi-JK.
Dalam pidato politiknya, Dwijo juga mengajak para simpatisannya untuk menjadi pemilih yang cerdas. Pilih pemimpin yang cerdas, merakyat dan sederhana.
“Pak Jokowi itu satrio piningit, dia sederhana juga merakyat dan itu sudah dibuktikan selama menjabat sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta,” katanya.
Ditambahkan dia, selama ini partai koalisi pendukung Jokowi-JK se-Kecamatan Tulung tidak henti-hentinya menghimpun suara untuk memenangkan pasangan tersebut. “Se Minggu yang lalu kami melakukan pendataan tim relawan ada sekitar 1000 orang, dan deklarasi ini sebagai tindaklanjut dari pendataan itu,” paparnya.
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Nasdem Tulung, Hariono mengutarakan, bangsa ini sudah morak-marik pasangan Jokowi-JK bangsa ingin membangun, mari didukung.
“Visi dan misi nya sudah jelas, Bapak-Ibu juga udah lihat dalam debat capres-cawapres. Jangan lihat televisi A yang selalu menyudutkan Jokowi, TV A hanya baik-baikin salah satu calon dan itu tak pantas ditonton,” cletuknya.
Sementara, Ketua DPD Nasdem Klaten, Joko Susilo mengungkapkan, yang ditakutkan kalau pasangan Jokowi-JK tidak terpilih menjadi presiden 2014. Indonesia akan diduduki oleh kapitalis, kalau sudah dikuasai oleh kapitalis bangsa ini mau jadi apa.
“Apapun alasannya kita semua harus dukung Jokowi. Janji-janji wes jeleh wes ora mothok (janji-janji udah bosan udah tidak mutu) lagi. Yang jelas, sekasur dulu, lalu sebantal, baru sedapur kemudian baru tetangganya,” pungkasnya (din/jko)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !