Khofifah : Kecurangan Pelaksaan Pilpres di Jatim Gunakan Modus Lama INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Khofifah : Kecurangan Pelaksaan Pilpres di Jatim Gunakan Modus Lama

Khofifah : Kecurangan Pelaksaan Pilpres di Jatim Gunakan Modus Lama

Ditulis Oleh redaksi Minggu, 20 Juli 2014 | 03.08

Ketua Tim Lintas Relawan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK)N khofifah Indar Parawansa menilai pelaksanaan Pilpres di Jawa Timur masih banyak terjadi kecurangan (news.detik.com)
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Ketua Tim Lintas Relawan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK)N khofifah Indar Parawansa menilai pelaksanaan Pilpres di Jawa Timur masih banyak terjadi kecurangan. Menurutnya, kecurangan yang terjadi di daerah tidak jauh beda saat Pilgub Jatim. Bahkan ia menduga tokoh pelaku kecurangan tetaplah sama, karena lokasinya juga sama.

"Masih sama seperti Pemilu legislatif maupun Pilgub, modusnya sama terjadi di Bangkalan, Sampang dan Pamekasan," kata Khofifah saat memberikan keterangan pers di posko Komando Relawan Jokowi-JK, Sabtu (19/7/2014).

Mantan Menteri Peranan Wanita era Gus Dur ini mencontohkan di Sampang, perolehan suara, lokasi pencoblosan hasilnya sama dengan Pilgub dan Pileg beberapa waktu lalu, yakni di Desa Ketapang, Camplong maupun Robatal.

"Sama, modusnya sama. Cara-caranya sama, cara konvensional," ungkap dia.

Selain cara yang sama, kata Khofifah, pelaku yang melakukan kecurangan juga sama. "Warga di sana itu tidak pernah dapat undangan, mereka tidak pernah memilih," beber dia sambil menunjukkan kertas berisi daerah yang terdapat kecurangan.

Sementara, terkait hasil Pilpres, Khofifah tetap optimis pasangan Jokowi-JK masih unggul dibandingkan dengan pasangan Prabowo-Hatta. "Ini tinggal penetapan saja, karena baik quick count maupun real count semua dimenangkan Jokowi-JK," ujarnya.

Khofifah juga berharap segala bentuk kampanye hitam segera disudahi. Seluruh pemimpin harus kembali bersatu untuk membangun bangsa. "Kita relawan Jokowi-JK sepakat tidak akan menggunakan atribut lagi. Kita lepas dan kembali seperti biasa," lanjut Khofifah.

Ia juga menegaskan bahwa dalam rekapitulasi akhir tingkat KPU Pusat, pihaknya sudah mendapat mandat dari Jokowi agar tidak mengerahkan massa. "Pak Jokowi sudah meminta agar semua relawan agar mengikuti rekapitulasi 22 Juli nanti dari rumah saja," pungkas dia. (Zainal Effendi/detikNews)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved