Pendukung Jokowi Laporkan Keganjilan Pilpres INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Pendukung Jokowi Laporkan Keganjilan Pilpres

Pendukung Jokowi Laporkan Keganjilan Pilpres

Ditulis Oleh redaksi Sabtu, 12 Juli 2014 | 01.08

JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Masyarakat, khususnya para pendukung Jokowi-Jusuf Kalla mulai melaporkan berbagai manipulasi perolehan suara Pilpres 2014 melalui bit.ly/KawalSuaraJokowi yang dibuka tim pemenangan Jokowi-JK sejak 9 Juli lalu.

Anggota masyarakat melaporkan berbagai keganjilan yang mereka lihat di lapangan, baik pada saat pencoblosan maupun pascapencoblosan. Banyak di antara mereka yang juga melaporkan keganjilan yang ada di situs KPU, karena data yang ada di KPU tidak sesuai dengan fakta yang mereka lihat saat berada di TPS.

Relawan Jokowi melaporkan data di TPS 01 dan 02 Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. ”Jumlah suara yang diperoleh Jokowi hilang 400,” tulis pelapor.

Ada pula yang melaporkan kasus penggelembungan suara di Kuala Lumpur, Malaysia dengan perbedaan yang sangat mencolok. Prabowo-Hatta dapat 45.000-an suara, sementara Jokowi 7.000-an suara.

Pendukung Jokowi juga melaporkan keanehan yang terjadi di TPS 1 Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, karena rekap suaranya kosong, tapi ada tanda tangan saksi dan panitia pemungutan suara.

Ada juga yang melaporkan data kecamatan yang tertera di situs KPU tidak jelas. Di situs itu tertulis TPS 3 berada di Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Malang, Jawa Timur, padahal di Malang tidak ada kecamatan bernama Klojen.

Anggota tim sukses Jokowi-JK, Yuddy Chrisnandi menyambut baik partisipasi para relawan yang melaporkan berbagai keganjilan yang mengarah ke kecurangan.

“Semoga laporan itu bisa dijadikan introspeksi KPU, sehingga pada tanggal 22 Juli nanti KPU benar-benar bisa mengumumkan real count yang benar-benar bersih dari berbagai manipulasi,” katanya.

Yuddy menjelaskan, selain melalui bit.ly/KawalSuaraJokowi, anggota masyarakat juga bisa melaporkan kecurangan atau gejala kecurangan rekapitulasi suara ke telepon 021-3518457, faksimili 021-3510479, atau bisa dikirim ke email: timhukumjokowi@yahoo.com. (TRIBUNnews.com)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved