![]() |
| Presiden dan Wapres terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla |
"Masyarakat menginginkan sebuah pemerintahan yang bersih dan bebas dari transaksi politik. Oleh karena itu, kerjasama politik baru harus dibangun dalam semangat yang sama dengan kerjasama sebelumnya yaitu non-transaksional," kata Ketua-bersama Pusat Studi Antikorupsi dan Good Governance Universitas Kristen Satya Wacana (PSAK UKSW), Theo Litaay, Sabtu (2/8/2014).
Menurut Theo, koalisi baru antara partai-partai pendukung Jokowi-JK dengan Partai Demokrat dan Partai Golkar, akan menambah dukungan politik yang menciptakan stabilitas politik nasional sebagaimana diharapkan masyarakat secara luas. Sah-sah saja koalisi dibangun, namun ya itu tadi jangan sampai muncul transaksi politik.
"Termasuk menciptakan pemerintahan yang bebas dari beban masa lalu khususnya kasus-kasus korupsi," urai dia.
"Kerjasama politik yang bebas dari transaksi politik akan memberi ruang bagi Presiden-terpilih untuk membentuk kabinet yang diisi dengan profesional dan orang yang berkompeten di bidangnya," tutup dia. (BPN/detikNews)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !