![]() |
| Tanpak proyek renovasi lapangan bulu tangkis di sekolah yang kurang layak (Ayub) |
Menurutnya, proyek renovasi lapangan bulu tangkis pada sekolah tersebut sangat tidak relevan, mengingat kondisi sekolah yang tidak layak dan sangat memprihatinkan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM), mulai dari ruangan kelas, perpustakaan sampai ke laboratorium. Oleh karena itu, ia meminta pihak Disdik, dalam hal ini Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas), Ujang Tedy untuk lebih bijak dalam menjalankan fungsinya, untuk mewujudkan program Pemkot dalam hal pendidikan.
“Semestinya, Ujang Tedy selaku Kabid Dikdas harus lebih profesional dalam memilah proyek, mana yang lebih utama dan menjadi prioritas murid dalam belajar,” kata Agus.
Ia juga menegaskan, dengan meloloskan proyek renovasi tersebut, Ujang dinilai telah mengabaikan prioritas utama murid dalam KBM dan sama sekali tidak mencerminkan fungsinya sebagai pejabat pendidikan yang bertugas mencerdaskan bangsa. Ucap Agus kepada Reporter Independent News.
Tambah Agus Budiono, “Selain itu saya juga turut menyesalkan sikap Dadang Ginanjar dari pihak Disbangkar yang juga menjadi pelaksana pembangunan proyek tersebut, yang tanpa banyak pertimbangan langsung menyetujui proyek renovasi lapangan bulutangkis di sekolah tersebut” ungkapnya. (Ayubdin Nasution)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !