Saling Ejek Dalam Demo Aqua INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Saling Ejek Dalam Demo Aqua

Saling Ejek Dalam Demo Aqua

Ditulis Oleh Redaksi Senin, 08 September 2014 | 23.57

Ratusan orang demo perusahaan air mineral Aqua (Joko Larsono) 
KLATEN - INDEPNEWS.Com : Perusahaan berskala nasional yakni pabrik air mineral Aqua di Desa Wangen, Polanharjo, Klaten, Sabtu (6/9) siang berlangsung panas. Pasalnya, beberapa pekerja bongkar muat PT Tirta Investama (PT. TIV) Klaten juga menggelar aksi tandingan dengan mendukung pabrik pengolahan air mineral tersebut.

Dari pantauan Indepnews.com di lokasi unjuk rasa, sejumlah tenaga bongkar muat PT. TIV yang berada di dalam pabrik, membentangkan poster bertuliskan dukungan, seperti “Kami butuh bekerja, Desa kami nyaman dan tentram. Bukan tempat demo.”

Dalam aksi tersebut sempat terjadi aksi saling hujat menghujat antar kedua kubu. Beruntung, pagar betis dari petugas kepolisian dan imbauan koordinator AMGA, berhasil meredam emosi puluhan warga pendemo yang berada diluar pagar pabrik Aqua itu.

Sementara, Pimpinan cabang Serikat Pekerja Danone Aqua (SPDA) Klaten, Marjono mengaku, aksi tandingan tersebut bukan dilakukan pihaknya. Pasalnya, Jumat (5/9) kemarin, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi terkait demo AMGA hari ini.

“Kami telah rapat yang hasilnya, 950 anggota SPDA Klaten sepakat untuk tidak menggelar aksi tandingan menanggapi demo AMGA. Lantaran beberapa anggota ada yang geram melihat demo mereka yang membawa-bawa nama rakyat. Padahal, kami ini kan juga rakyat, tapi kami sepakat untuk meredamnya,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan.

Dikatakan, Irwan Suryadharma, perwakilan tenaga bongkar muat menjelaskan, aksi tandingan dilakukan karena aktivitas bongkar muat di pabrik menjadi terganggu. Pasalnya, total 300 orang tenaga bongkar muat yang maksimal berpendidikan SMP ini menggantungkan hidupnya dari hilir mudik truk transporter PT. TIV.

“Aksi tandingan tadi murni spontanitas. Sebab, kalau ada demo, aktivitas bongkar muat kami jadi terhenti. Akibatnya, kami pulang hanya mengantongi Rp10 ribu. Padahal, kami ini juga rakyat,” tandasnya. (Joko Larsono)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved