![]() |
| Pembangunan talut di Desa Pondok, Karanganom, Klaten. Namun, setelah dikroscek dilokasi pembangunan tersebut campuran semennya sedikit sehingga kekuatan pada pembangunan itu kurang bagus. (Jko) |
Namun, saat dikonfirmasi Kepala Desa Pondok, Salam Rosidi justru tidak mengetahui berapa panjang bangunan talut, kapan dimulainya, kapan rampungnya serta kualitas bangunannya itu.
"Kami tidak tau berapa panjangnya, kualitasnya kami juga tak mengelolanya. Yang tau itu kepala urusan pembangunan desa, ya, kalau udah selesai kan nantinya diserahkan ke Kades,"ungkapnya kepada Indepnews.com, kemarin.
Salam mengungkapkan, aliran dana itu dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Mereka pernah berjanji dan bakal mengucurkan dana untuk pembagunan desa setelah menjabat menjadi Gubernur Jateng.
"Seharusnya pemberitaan itu setelah selesai pembangunan aja, belum selesai kok dibuat berita," katanya.
Sementara itu, Kepala urusan pembangunan desa Pramono mengatakan, panjang bangunan talut bagian kanan 105 meter dan kiri 105 meter jadi semuanya panjangnya 210 meter. Anggaran Rp40 juta itu tidak semua buat pembangunan talut saja, melainkan sebagian untuk beli ATK (alat tulis kantor).
"Dapat Rp40 juta masih dipotong pajak 10 persen. Itu seminggu lagi kelar,"ujarnya.
Disinggung soal kualitas pembangunan talut yang kurang bagus, Pramono mengutarakan sekarang ini mencari materialnya agak sulit. Dan pasirnya memang kurang bagus.
"Ya, lihat aja nanti hasilnya,"katanya singkat. (Joko Larsono)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !