![]() |
| Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum (detik) |
Anas menuliskan pendapatnya di dalam secarik kertas ditulis tangan dengan pena hitam. Pernyataan itu disampaikan oleh salah satu penasihat hukumnya, Handika Honggowongso, selepas menjenguk.
Anas menyatakan, perbedaan sikap paling mendasar Jokowi adalah berani mengumumkan kenaikan BBM bersubsidi secara langsung. Sementara SBY menyerahkan hal itu kepada menterinya.
"Keberanian Presiden Jokowi untuk mengumumkan kenaikan harga BBM secara langsung. Jelas Jokowi lebih berani dan kesatria daripada SBY," tulis Anas dalam kertas diterima awak media, Jumat (21/11).
Menurut Anas, sikap Jokowi adalah perlambang keberanian dan keteguhan sikap pemerintah. Dia berpesan supaya sikap Jokowi itu menjadi lecutan bagi pemerintah supaya tidak gentar dengan rencana Dewan Perwakilan Rakyat mengajukan interpelasi soal kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi.
"Itu adalah salah satu alasan bagi pemerintah untuk tidak gentar menghadapi rencana interpelasi dari DPR," sambung Anas. (Aryo Putranto Saptohutomo/Merdeka/inc)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !