Uang Intensif RT dan RW Selama Tiga Bulan Belum Dicairkan INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , » Uang Intensif RT dan RW Selama Tiga Bulan Belum Dicairkan

Uang Intensif RT dan RW Selama Tiga Bulan Belum Dicairkan

Ditulis Oleh redaksi Sabtu, 22 November 2014 | 00.57

Ilustrasi
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Selama tiga bulan uang Insentif operasional Rukun Tetangga dan Rukun Warga belum diterima oleh  RT/RW di Jakarta Timur. Bahkan isu Pemprov DKI Jakarta ingin menghapus dana insentif tersebut. Tetapi Surat Keputusan  Gubernur Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 2153 Tahun 2003 yang sudah diperbaharui beberapa kali dengan perubahan terakhir Pergub Nomor 850 Tahun 2013.

Hal yang demikian ini didapatkan dari beberapa RT/RW Kecamatan Cakung Jakarta timur. Salah satu nara Sumber yang tidak mau disebut identitasnya mengatakan, “Pemrov DKI Jakarta banyak bentuk penyunatan dana-dana yang biasa didapatkan oleh masyarakat antara lain insentif operasional yang dikenakan pajak penghasilan. Padahal jelas itu adalah dana operasional RT dan RW tapi masih juga dipotong, belum lagi beras raskin, alat kebersihan setiap RT dan banyak hal lainnya, namun realisasinya nol semua,” ujarnya.

Kebijakan memberikan uang insentif operasional RT/RW  dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja lembaga kemasyarakatan RT/RW dengan besaran uang operasional RW  sebesar Rp.1.200.000/bulan dan RT sebesar Rp.975.000/bulan di Jakarta sudah sesuai dengan Pergub Nomor 850 Tahun 2013 yang dibayarkan setiap 3 bulan sekali.

Menurut salah satu ketua RT juga membenarkan, “selama ini uang insentif operasional RT/RW ini digunakan untuk kegiatan – kegiatan kepengurusan RT/RW. Semisal rapat rapat pengurus kegiatan kerjabakti dan kegiatan pelanyanan RT/RW. Karena uang ini  adalah amanah untuk operasional kegiatan, ya kita gunakan untuk kegiatan sebagaimana aturan dari Gubernur. 

Harry Kurniawan dari Lembaga Bantuan Hukum Adil  Sejahtera mengaku mendapatkan informasi ini dari ketua-ketua RT  yang sampai saat ini belum menerima dana insentif operasional dari Pemda, bahkan berhembus kabar akan dihapus anggaran untuk dana insentif tersebut.

Apabila benar rencana tersebut ia akan mengajak ketua-ketua RT dan RW untuk melakukan penolakan secara besar-besaran dan akan mengusulkan kepada Anggota  DPRD DKI agar tetap memperjuangkan agaran dana insentif operasional untuk RTdan RW se-Jakarta tetap masuk dalam APBD 2015 mendatang. (an)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved