![]() |
| Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama |
"Kata Ahok Ibu telepon saya dua hari yang lalu” ujarnya usai memberikan pengarahan kepada seluruh lurah dan camat di wilayah Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 4 Maret 2015.
“Saya menolak nasihat dari ibu untuk mau kompromi dan dengan menerima usulan dana siluman sebesar Rp12,1 triliun yang berada di rincian APBD versi DPRD, Saya bilang nggak mau" ujar Ahok.
Untuk urusan ini, Ahok tidak mau berkompromi sedikitpun dengan oknum-oknum di DPRD DKI. Ia tidak mempedulikan bila karena masalah ini, musuh-musuhnya di Jakarta akan semakin banyak.
Saya bilang, "saya sudah punya 1.000 musuh di Jakarta. Kalaupun tambah 1.000 lagi itu masih mirip,” ujar Ahok.
Lanjut Ahok dengan lantang mengatakan ia telah berpesan kepada keluarganya di Belitung agar selalu siap menyambutnya pulang dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Demi membela APBD versi Pemprov DKI, Ahok benar-benar rela untuk berkorban nyawa.
Terahir, “Saya sudah berpesan kalau saya mati saya minta tolong agar jasad saya dikirim ke Belitung dan petinya bertuliskan mati dengan baik," ujar Ahok. [Ayub Nasution]


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !