![]() |
| Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jatim selaku ketua panitia Muktamar NU di Jombang (Tribun) |
SURABAYA - INDEPNEWS.Com : Muktamar Ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Agustus nanti, bakal melibatkan ratusan tukang becak dan tukang ojek. Namun mereka bukan sebagai peserta (muktamirin), melainkan sebagai tenaga transportasi jarak pendek.
Ketua Panitia Daerah Muktamar Ke-33 NU, Saifullah Yusuf, mengatakan, sekitar 500 tukang ojek dan 300 tukang becak disiagakan di sejumlah lokasi muktamar untuk mengangkut peserta muktamar dari pusat acara ke sejumlah pesantren tempat menginap.
"Pusat acara muktamar di alun-alun Jombang, sementara peserta muktamar menginap di empat pesantren, yakni Tebu Ireng, Tambak Beras, Bahrul Ulum dan Pesantren Darul Ulum," katanya, Minggu (1/3/2015).
Masing-masing pesantren tersebut, kata Saifullah, berkapasitas 1.000 orang. Sementara semua forum muktamar dari pembukaan, pleno, sampai penutupan dipusatkan di Alun-alun Jombang.
"Ini penghormatan yang diberikan masyarakat Jombang kepada para muktamirin," ujar Wakil Gubernur Jawa Timur ini.
Muktamar yang mengangkat tema "Meneguhkan Islam Nusantara" itu dihadiri 4.000 peserta aktif dan lebih dari 50.000 peserta "penggembira". (Achmad Faizal/Kompas/inc)
Ketua Panitia Daerah Muktamar Ke-33 NU, Saifullah Yusuf, mengatakan, sekitar 500 tukang ojek dan 300 tukang becak disiagakan di sejumlah lokasi muktamar untuk mengangkut peserta muktamar dari pusat acara ke sejumlah pesantren tempat menginap.
"Pusat acara muktamar di alun-alun Jombang, sementara peserta muktamar menginap di empat pesantren, yakni Tebu Ireng, Tambak Beras, Bahrul Ulum dan Pesantren Darul Ulum," katanya, Minggu (1/3/2015).
Masing-masing pesantren tersebut, kata Saifullah, berkapasitas 1.000 orang. Sementara semua forum muktamar dari pembukaan, pleno, sampai penutupan dipusatkan di Alun-alun Jombang.
"Ini penghormatan yang diberikan masyarakat Jombang kepada para muktamirin," ujar Wakil Gubernur Jawa Timur ini.
Muktamar yang mengangkat tema "Meneguhkan Islam Nusantara" itu dihadiri 4.000 peserta aktif dan lebih dari 50.000 peserta "penggembira". (Achmad Faizal/Kompas/inc)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !