BNPT : Terorisme Telah Bermetamorfosa INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » BNPT : Terorisme Telah Bermetamorfosa

BNPT : Terorisme Telah Bermetamorfosa

Ditulis Oleh redaksi Jumat, 22 Juni 2012 | 09.40

SURAKARTA - INDEPNews; Terorisme telah bermetamorfosa dan Kota Solo bukan lagi sebagai pusat. Bahkan mereka juga memanfaatkan Cyberspace dalam melakukan kegiatannya, termasuk didalamnya untuk pengumpulan aset. Namun demikian, pelaku terror tetap menjadikan Bali sebagai sasaran.
          
“Terungkapnya penggunaan cyberspace, menyusul ditangkapnya lima tersangka pelaku di sejumlah daerah  dan satu diantaranya dibekuk di Medan. Dari kota disebut terakhir ini terungkap pelaku terror berhasil mengumpulkan aset berupa bangunan mobil bernilai total Rp 8 milyar. Dari kasus ini berhasil diungkapkan apa yang disebut Financing Terorism”, kata Direktur Penindakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose di Solo, Kamis (21/6).

Brigjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose  yang hendak memimpin rapat koordinasi Kesiapsiagaan dan Penanganan Krisis  Dalam Penanggulangan Terorisme  di Markas Kopassus Grup II mengemukakan, BNPT hingga sekarang ini telah melakukan penangkapan terhadap 773 orang yang diduga tekait terorisme. Meski secara kualitatif kegiatan yang dilakukan pelaku terror mengalami penurunan, namun dari sisi kuantitatif justru meningkat. Dari pemetaan yang dilakukan oleh BNPT ada sekitar 12 sampai 14 wilayah yang terdeteksi sebagai kantong jaringan terorisme. Dan Solo merupakan salah satu diantaranya.

Dengan ditangkapnya lima pelaku,satu diantaranya merupakan istri dari anggota Al Qaeda dapat diketahui adanya perubahan pola operasi. Sekarang ini operasi yang dilakukan di Solo tak hanya sekedar berhubungan dengan wilayah setempat tetapi juga lokasi lain. Sebagian kegiatan dipindahkan ke Jawa Timur. Mereka juga  melakukan pelatihan di Nusa Tenggara Barat, Sulawesi. Sementara untuk menyiapkan keuangannya serta menjadikannya sebagai aset dilakukan di Medan Sumatera Utara. Kesemuannya disiapkan  untuk melakukan kegiatan di Bali. Namun belum lagi terlaksana, sudah keburu ditangkap kepolisian Sumatera Utara, jelasnya.  

Pada bagian lain, Brigjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose juga mengatakan dalam penanganan terror, BNPT bekerjasama dengan TNI- POLRI dan sipil. Mengenai mengapa melibatkan TNI, hal ini sesuai perintah Presiden yang mengamanatkan kepada BNPT harus membina hubungan dengan seluruh jajaran. Sehingga  dalam melangkah sesuai UU dan tentu  menghormati HAM. Sampai sekarang Indonesia diakui dunia baik dalam Forum Internasional Departemen yang ada di badan dunia. Karena kita tahu bersama bahwa teror itu tak bisa dihilangkan seketika. (Petruk)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved