| Truk dalmas milik Polres mengalami pecah pada kaca bagian depan |
BOYOLALI-INDEPNews; Sekitar sembilan orang anggota Polri Polres Boyolali mengalami luka-luka dan
terpaksa dilarikan ke beberapa rumah sakit terpisah, saat mengamankan acara
pertunjukkan dangdut yang berlangsung ricuh di Lapangan Sono Krido Sunggingan
Boyolali tadi malam sekitar pukul 21.30. Akibat kericuhan itu pula, sebuah truk
dalmas milik Polres setempat mengalami pecah pada kaca bagian depannya.
Dari data di lapangan menyebutkan, kekisruhan terjadi bermula ketika sekelompok massa yang diketahui berambut cepak sempat terjadi gesekan dengan penonton lain, sehingga memicu perkelahian. Kemudian petugas dari Dalmas Polres Boyolali mencoba melerainya.
Namun lantaran diduga salah paham, sekelompok massa yang diketahui berambut cepak itu justru menyerang polisi. Akibatnya, petugas kepolisian sempat meletuskan tembakan peringatan ke udara guna menghentikan kericuhan itu.
Usai kejadian itu reda, sembilan anggota Dalmas Polres Boyolali mengalami luka-luka. Belum lagi adanya korban dari masyarakat sipil. Antara lain, Zamroni seorang panitia dari bagian publikasi. Zamroni yang mengalami luka-luka di bagian kepala dengan lima jahitan itu mengaku, saat itu dirinya sedang menanyai salah seorang berambut cepak berpakaian preman yang luka dan berdarah, tiba-tiba sejumlah teman orang tersebut justru langsung menyerangnya.
"Saat itu saya berada di sebelah barat panggung, sedangkan kekisruhan di sebelah timur. Saya dan rekan-rekan langsung ke timur panggung. Tetapi di dekat mobil Dalmas saya langsung kena pukulan dihajar beramai-ramai. Kaca depan truk Dalmas juga dipecah," katanya lirih.
Ditanya siapa pelaku pengeroyokan terhadap dirinya, Suwanto mengaku tidak tahu. "Suasananya gelap, saya tahu-tahu sudah di rumah sakit ini, Korban lain dari anggota Polres Boyolali ada juga yang dirawat di RS Karima Utama Kartasura, Sukoharjo."
Terpisah, Kapolres Boyolali AKBP Hastho Raharjo justru enggan berkomentar atas kejadian tersebut. Bahkan Hastho menegaskan, tidak ada perkelahian yang mengakibatkan korban di jajaran kepolisian. (Nal)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !