Pengrusakan Kijing Gemparkan Warga INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » » Pengrusakan Kijing Gemparkan Warga

Pengrusakan Kijing Gemparkan Warga

Ditulis Oleh redaksi Jumat, 22 Juni 2012 | 09.47


KLATEN - INDEPNews ; Kecamatan Klaten Selatan polisi masih kesulitan untuk mengungkap motif dan pelaku. Agar kasus serupa tidak terulang warga juga semakin intensif dalam mengadakan ronda malam.

Kapolres Klaten AKBP Kalingga Rendra Raharja melalui Kapolsek Klaten Kota AKP Heru Setyaningsih, kemarin mengatakan, hingga kemarin polisi masih terus mengumpulkan bukti dalam kasus perusakan puluhan makam di Desa Ngalas. Tidak adanya saksi yang mengetahui saat aksi perusakan berlangsung membuat polisi kesulitan mengungkap kasus tersebut.

“Kami masih terus mengembangkan kasus ini, tapi memang belum ada perkembangan signifikan. Kami berharap masyarakat yang memiliki informasi tentang perusakan makam untuk proaktif menyampaikan kepada polisi. Sehingga dapat membantu dalam mengusut kasus tersebut,” ujarnya.

Dia menambahkan, beberapa saksi  sudah menjalani pemeriksaan. Termasuk pencari bunga yang pertama kali mengetahui perusakan  dan melaporkan ke pemerintah desa (pemdes) Ngalas.

“Informasi apapun yang berhubungan dengan perusakan makam akan membantu kami dalam mengungkap kasus ini,” tambahnya.

Sementara itu, setelah adanya perusakan makam warga Desa Ngalas meningkatkan ronda malam. Upaya tersebut dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang pada makam lain.

Hal ini disampaikan Ketua  RT 08, Rw iii Dusun  Bangilan, Desa NGalas Widodo mengatakan, warga juga heran dengan perusakan puluhan kijing makam di Sasonoloyo Bangilan Kulon. Kasus perusakan makam baru pertamakali terjadi di  Desa Ngalas.

“Warga juga masih bertanya-tanya tentang tujuan perusakan makam yang terjadi tiga hari  lalu. Kami tidak mau memngait-ngaitkan apakah perusakan berkaitan dengan aliran kepercayaan agama tertentu atau dilakukan oleh penganut sebuah ilmu,” ujarnya.

Selama ini kehidupan masyarakat Desa Ngalas  tidak pernah terusik. Antar pemeluk agama yang berbeda juga dapat hidup rukun dan harmonis. Terkait dengan pengusutan kasus perusakan, warga sepenuhnya menyerahkan kepada polisi.

Hingga kemarin (18/6) beberapa warga sudah mulai memperbaiki makam yang rusak misterius. Mereka swadaya dalam menambal pecahan batu yang terlepas dari kijing. Bahkan pada malam hari warga mulai mengintensifkan kegiatan ronda wilayah.

Sebelumnya pada Jumat pagi, ditemukan 70 makam di Sasonoloyo Bangilan Kulon, Desa Ngalas kondisinya rusak. Bagian atas kijing dirusak dengan menggunakan alat semacam palu berukuran besar. Ada 4 makam yang kijingnya dibongkar. (Sumanto)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved